Banjarnegara (Humas) – Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pandanarum yaitu Bambang Utomo, melaksanakan kegiatan Bimbingan Pranikah kepada Shodiq calon pengantin asal Desa Sirongge yang akan melangsungkan pernikahan tanggal (28/1) . Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Urusan Agama (KUA) Pandanarum dan diikuti dengan penuh keseriusan. (26/1/2026)
Dalam kesempatan tersebut, Bambang Utomo menyampaikan berbagai materi penting terkait persiapan menuju kehidupan berumah tangga, mulai dari pemahaman hak dan kewajiban suami istri, pentingnya komunikasi yang sehat dalam keluarga, hingga penanaman nilai-nilai keagamaan sebagai fondasi membangun keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Selain materi pranikah, Bambang Utomo juga mensosialisasikan Program CEMARA (Catin Menanam untuk Alam Ramah). Sebuah program inovatif KUA Pandanarum yang mengajak setiap calon pengantin untuk menanam minimal satu bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa pernikahan tidak hanya berdampak pada pasangan itu sendiri, tetapi juga memiliki pengaruh sosial dan ekologis.
“Pernikahan adalah ibadah jangka panjang. Melalui Program CEMARA ini, kami ingin mengajak para calon pengantin untuk memulai rumah tangganya dengan kebaikan yang berdampak luas, tidak hanya bagi keluarga tetapi juga bagi lingkungan,” tutur Bambang Utomo.
Ia menambahkan bahwa menanam pohon memiliki makna simbolis yang sejalan dengan tujuan pernikahan.
“Pohon itu dirawat, ditumbuhkan, dan dijaga keberlangsungannya. Begitu pula rumah tangga, harus dirawat dengan kesabaran, komitmen, dan tanggung jawab agar dapat tumbuh kuat dan memberi manfaat,” imbuhnya.
Sodiq selaku calon mempelai pria, menyambut positif program tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk mendukung gerakan CEMARA.
“Saya merasa program ini sangat baik. Insyaallah saya akan segera menanam satu bibit pohon sebagai bentuk komitmen dan harapan agar rumah tangga kami kelak membawa keberkahan,” ujarnya.
Melalui kegiatan bimbingan pranikah yang dipadukan dengan edukasi lingkungan ini, KUA Pandanarum berharap para calon pengantin tidak hanya siap secara administrasi dan mental, tetapi juga memiliki kesadaran sosial dan kepedulian terhadap kelestarian alam sejak awal membangun kehidupan berkeluarga.
(ev/azd)
