Cinta Alam Sejak Dini, MIFABARA Peringati Hari Keanekaragaman Hayati Internasional dengan Observasi Lingkungan

Banjarnegara – Dalam rangka memperingati Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, MIFABARA mengadakan kegiatan edukatif berupa observasi makhluk hidup di lingkungan sekitar madrasah. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas 5 dengan penuh semangat dan rasa ingin tahu yang tinggi.(25/5)

Melalui Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang telah disiapkan, siswa melakukan pengamatan langsung terhadap berbagai jenis tumbuhan dan hewan yang mereka temui di sekitar madrasah. Dalam lembar observasi tersebut, siswa diminta untuk mencatat nama makhluk hidup, ciri-ciri yang dimiliki, serta manfaat dari keanekaragaman hayati tersebut.

Dengan berkelompok maupun individu, para siswa menyusuri area madrasah untuk menemukan berbagai jenis tanaman seperti bunga, rumput, dan pohon, serta hewan kecil seperti serangga dan burung. Kegiatan ini berlangsung dengan suasana menyenangkan sekaligus edukatif, karena siswa belajar langsung dari lingkungan nyata.

Seorang guru menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga lingkungan dan menghargai keberagaman makhluk hidup.

“Anak-anak diajak untuk mengenal langsung keanekaragaman hayati di sekitar mereka. Dari sini mereka belajar bahwa setiap makhluk hidup memiliki peran dan manfaat masing-masing bagi kehidupan,” ujarnya.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah melatih kemampuan observasi, meningkatkan rasa ingin tahu, serta menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini. Selain itu, siswa juga dilatih untuk berpikir kritis dalam mengidentifikasi ciri-ciri makhluk hidup dan memahami manfaatnya bagi kehidupan manusia maupun ekosistem.

Keanekaragaman hayati mengajarkan bahwa perbedaan adalah kekuatan. Setiap makhluk hidup, sekecil apa pun, memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam. Begitu pula dalam kehidupan manusia, keberagaman harus dijaga dan dihargai sebagai anugerah yang memperkaya kehidupan.

Dalam perspektif pendidikan, kegiatan ini menjadi pembelajaran kontekstual yang sangat bermakna. Siswa tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga dari alam sebagai sumber ilmu yang luas dan nyata.

Motivasi pun diberikan kepada siswa agar terus mencintai dan menjaga lingkungan sekitar.

“Jika kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita. Mulailah dari hal kecil, seperti merawat tanaman dan tidak merusak lingkungan,” pesan guru kepada siswa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa kelas 5 MIFABARA semakin peduli terhadap lingkungan, memahami pentingnya keanekaragaman hayati, serta tumbuh menjadi generasi yang bertanggung jawab dalam menjaga kelestarian alam.(nas)

Skip to content