Dengan Pizza Pecahan, Siswa Mimau Joyokusumo Belajar Matematika Dengan Asyik

Banjarnegara – Pecahan merupakan salah satu materi yang diajarkan di kelas IV pada pelajaran matematika. Untuk memudahkan siswa belajar pecahan dengan mudah, guru MIMAU Joyokusumo sekaligus walikelas IV A menerapkan metode Problem Bassed Learning (PBL) yang berfokus mencari solusi bersama. (13/10).

Kegiatan bertempat di ruang kelas IV A diikuti seluruh siswa kelas IV A. Walikelas IV A Susri Anti menyampaikan media yang digunakan bernama Pizza Pecahan untuk menarik perhatian siswa dan berpikir kritis dalam mempelajari materi pecahan. “Supaya anak-anak lebih paham materi pecahan secara maksimal, serta melatih anak berpikir kritis serta mempunyai jiwa kompetisi antar kelompok”, jelasnya. Siswa dilatih untuk berpikir kritis serta tanggap.

Pembelajaran dimulai ketika guru menyampaikan materi tentang pecahan, lalu guru membagi beberapa kelompok belajar, setiap kelompok membuat contoh pecahan yang dibuat dengan kartu yang berbeda, kartu tersebut dibuat beraneka ragam sesuai dengan kreasi siswa. Nanti setiap kelompok mendapat pizza yang akan menjadi acuan pertanyaan untuk dijawab dikartu yang sudah dibuat. Setelah dijawab dengan benar, pizza pecahan ditempelkan pada kertas asturo dan dibuat sesuai kreasi masing-masing.

Susri Anti menjelaskan, pizza tersebut menjadi acuan pertanyaan pecahan yang harus dijawab siswa dengan benar karena mempunyai ragam pertanyaan. “Kami membuat beberapa jenis pizza dari kertas yang menjadi acuan pertanyaan untuk setiap kelompok dan harus dijawab dengan benar sesuai jenis pizza tersebut”, jelasnya.

Zafran Abdurahman, siswa kelas IV A menyampaikan antusiasnya mengikuti materi ini karena lebih mudah memahaminya dan efektif. “Saya senang karena pizza pecahan menarik bentuknya serta lebih mudah memahami pecahannya lewat gambar pizza tersebut”, ujarnya.

Harapannya, pizza pecahan ini mampu memudahkan siswa belajar pecahan yang selama ini sulit dipelajari menjadi mudah dan menyenangkan. (RF).

Skip to content