Banjarnegara — Persiapan menghadapi lomba bertutur tingkat kabupaten terus dimatangkan oleh MI Miftahul Mubtadi’in (MIMUB). Pada Selasa (31/3/2026), suasana Masjid MIMUB tampak berbeda dari biasanya. Seorang siswi berbakat, Zafira, terlihat serius menjalani latihan bertutur yang didampingi langsung oleh ketua panitia lomba bersama tim pembimbing.
Latihan yang berlangsung dengan penuh semangat tersebut bertujuan untuk mengasah kemampuan Zafira dalam menyampaikan cerita secara ekspresif, komunikatif, dan menarik. Dalam sesi latihan, berbagai aspek penting menjadi perhatian utama, mulai dari intonasi suara, penghayatan karakter, hingga pengaturan tempo saat bercerita.
Bu Setya selaku ketua panitia lomba bertutur tingkat Kecamatan Purwareja Klampok memberikan sejumlah masukan penting kepada Zafira. Ia menekankan pentingnya kemampuan membedakan suara antar karakter dalam cerita agar pendengar lebih mudah memahami alur dan tokoh yang sedang disampaikan. Selain itu, Bu Setya juga mengingatkan agar Zafira mampu mengatur tempo penyampaian cerita agar tidak terlalu cepat, sehingga pesan dalam cerita dapat diterima dengan baik oleh audiens.
“Dalam bertutur, bukan hanya hafalan yang penting, tetapi juga bagaimana membawakan cerita dengan penuh penghayatan. Perbedaan karakter harus terasa, dan tempo harus dijaga agar tidak terburu-buru,” ujar Bu Setya di sela-sela latihan.
Sementara itu, Nurhayati selaku pelatih utama mengaku cukup optimis dengan kemampuan yang dimiliki Zafira. Ia melihat perkembangan yang signifikan selama proses latihan berlangsung. Menurutnya, Zafira memiliki potensi besar untuk tampil maksimal di ajang lomba mendatang.
“Saya optimis dengan kemampuan Zafira. Ia cepat menangkap arahan dan terus menunjukkan peningkatan. Semoga saat pelaksanaan nanti, Zafira tetap semangat dan tidak grogi sehingga bisa memaksimalkan penampilannya,” ungkap Nurhayati.
Dukungan juga datang dari Kepala Madrasah, Agus Priyatno. Ia berharap keikutsertaan Zafira dalam lomba bertutur tingkat kabupaten ini dapat membawa hasil yang membanggakan bagi madrasah. Menurutnya, prestasi di bidang non-akademik seperti lomba bertutur merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh.
“Kami berharap Zafira bisa masuk nominasi di tingkat kabupaten. Ini akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi MIMUB dan dapat menambah deretan prestasi yang telah diraih sebelumnya,” tutur Agus Priyatno.
Dengan persiapan yang matang, dukungan penuh dari para pembimbing, serta semangat yang terus dijaga, Zafira diharapkan mampu memberikan penampilan terbaiknya. Seluruh keluarga besar MIMUB pun turut mendoakan agar langkah Zafira dalam ajang lomba bertutur ini berjalan lancar dan membuahkan hasil yang membanggakan. (rs)
