Dua Duta MTs Negeri 1 Banjarnegara Borong Juara English Speech Contest MA Al Fatah

Banjarnegara — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh MTs Negeri 1 Banjarnegara. Dua duta terbaiknya sukses memborong kejuaraan dalam ajang English Speech Contest yang diselenggarakan oleh MA Al Fatah Banjarnegara pada Senin (15/12). Dalam lomba pidato bahasa Inggris antar pelajar tingkat MTs/SMP se-Kabupaten Banjarnegara tersebut, Dzikra Aluna Transkiko berhasil meraih Juara 1, sementara Daud Amar Faozan menyabet Juara 2.

Kompetisi ini digelar dalam rangka HUT ke-38 MA Al Fatah Banjarnegara dan diikuti oleh peserta dari berbagai sekolah. Ajang tersebut menjadi wadah adu kemampuan public speaking, penguasaan bahasa Inggris, serta ketajaman gagasan para pelajar. Di ajang ini peserta diuji melalui aspek pelafalan, intonasi, struktur pidato, hingga kekuatan pesan yang disampaikan.

Dzikra Aluna Transkiko yang akrab disapa Tessa tampil memukau dengan pidato berjudul “Delay for Leisure Now, for the Glory One”. Dengan artikulasi jelas, gestur percaya diri, dan alur gagasan yang kuat, Tessa mampu mengajak audiens merenungi pentingnya menunda kesenangan demi meraih prestasi dan masa depan yang gemilang. Penampilan tersebut mengantarkannya ke puncak podium dan mendapat apresiasi juri.

Sementara itu, Daud Amar Faozan tampil tak kalah meyakinkan melalui pidato berjudul “Discipline and Future Dreams”. Daud menekankan bahwa disiplin adalah fondasi utama untuk mewujudkan cita-cita. Penyampaian yang lugas, argumentasi runtut, serta penguasaan panggung yang matang membuatnya pantas meraih posisi Juara 2.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas capaian dua siswanya.

“Prestasi ini adalah hasil dari kerja keras siswa, pembimbing, serta dukungan madrasah. Kami berkomitmen terus mengembangkan kompetensi bahasa asing dan kepercayaan diri siswa agar mampu bersaing di berbagai ajang,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini diharapkan memotivasi siswa lain untuk berani tampil dan berprestasi.

Pembimbing lomba, Agustina Dewi Merdekawati yang akrab disapa Mom Dewi, menyampaikan bahwa persiapan dilakukan secara intensif dan terarah.

“Kami fokus pada penguatan ide, struktur pidato, pelafalan, serta latihan panggung. Tessa dan Daud menunjukkan kedisiplinan latihan yang luar biasa. Mereka juga cepat menyerap masukan,” tutur Mom Dewi. Menurutnya, kemenangan ini menjadi bukti bahwa proses yang konsisten akan membuahkan hasil.

Tessa mengaku bersyukur atas capaian yang diraih.

“Saya sangat senang dan tidak menyangka bisa meraih juara pertama. Judul pidato yang saya bawakan terinspirasi dari pengalaman belajar bahwa menunda kesenangan sekarang bisa membawa kejayaan di masa depan,” ungkapnya. Ia juga berterima kasih kepada pembimbing, orang tua, dan pihak madrasah yang selalu memberi dukungan.

Hal senada disampaikan Daud Amar Faozan.

“Pengalaman mengikuti lomba ini sangat berharga. Saya belajar mengelola rasa gugup dan menyampaikan pesan dengan percaya diri. Disiplin yang saya sampaikan dalam pidato juga saya terapkan saat latihan,” katanya. Daud berharap prestasi ini menjadi langkah awal untuk terus meningkatkan kemampuan bahasa Inggris.

Keberhasilan dua duta MTs Negeri 1 Banjarnegara tersebut semakin mengukuhkan komitmen madrasah dalam membina prestasi akademik dan nonakademik. Ajang English Speech Contest HUT ke-38 MA Al Fatah Banjarnegara pun menjadi momentum inspiratif bagi pelajar untuk berani bermimpi, berlatih, dan berprestasi di tingkat yang lebih tinggi. (Lin)

Skip to content