Banjarnegara – Salah satu ekstrakurikuler di MI Maa’rif Al Falah Joyokusumo atau MIMAU Joyokusumo yang mengajarkan anak tentang budaya hidup sehat yaitu Dokter Kecil (Dokcil). Ekstrakurikuler tersebut rutin dilaksanakan setiap hari Sabtu. Di ekstra dokcil terdapat beragam materi kesehatan salah satunya makanan bergizi yang penting disampaikan kepada anak. (11/10).
Terdiri dari 26 siswa mengikuti dokcil dari kelas II sampai V. Kegiatan dilaksanakan di ruang kelas I B sebagai tempat latihan siswa. Pembina dokcil, Utari Kusuma Wardani menyampaikan materi hari ini tentang pentingnya makanan bergizi supaya anak mengetahui makanan bergizi dan makanan berbahaya. “Pada materi ini dijelaskan pentingnya makan makanan yang bergizi contohnya sayur, lauk, susu jangan makan yang banyak mengandung minyak, bumbu pedas dan lain-lain”, jelasnya.
Lanjut , materi Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS) yang membahas makanan bergizi, media yang akan digunakan adalah membuat mading makanan bergizi. Pembina menjelaskan pengertian makanan bergizi dan yang berbahaya kepada siswa, kemudian diberikan gambar berupa jenis makanan bergizi, lalu gambar tersebut diberikan kepada siswa untuk digunting setiap jenis makanan, siswa menempelkan gambar makanan tersebut ke kertas asturo yang dibuat semenarik mungkin. Hasilnya berupa sebuah mading yang ditempelkan di papan pengumuman sebagai penyampaian ilmu kepada orang lain. Utari Kusuma Wardani juga menjelaskan makanan yang berbahaya seperti latiao yang marak dijual. “Makanan latiao yang anak-anak biasa beli sekarang marak dijual padahal itu berbahaya bagi tubuh terutama anak”. ujarnya.
Zafran Ardabili, siswa dokcil kelas IV A mengatakan dirinya senang mengikuti ekstra dokcil karena banyak pengetahuan kesehatan yang dia dapat. “Aku senang bisa ikut dokcil karena menambah ilmu kesehatan yang bermanfaat untuk tubuh”, ujarnya.
Dengan materi tersebut diharapkan siswa mampu memilih makanan yang bergizi untuk kesehatan tubuh. (RF).







