Gelar Penyuluhan di Majelis Taklim An-Nur, KUA Pagentan Ajak Jemaah “Bangun Surga di Rumah”

Banjarnegara (Humas) – Pentingnya membentengi keluarga dan membina keharmonisan rumah tangga sesuai ajaran Islam menjadi fokus utama dalam kegiatan pembinaan keagamaan di Desa Metawana. Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan, Alfiana Nurhidayah, hadir memberikan bimbingan spiritual kepada puluhan jemaah Majelis Taklim An-Nur Metawana pada Kamis (15/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai tersebut mengangkat tema menarik dan bernas, yakni “Membangun Surga di Rumah: Merawat Keharmonisan Keluarga Sakinah di Era Digital”. Acara ini dihadiri dengan antusias oleh para anggota majelis taklim serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam pemaparannya, Alfiana Nurhidayah menekankan bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi saat ini, tantangan dalam mempertahankan keharmonisan keluarga semakin kompleks. Menurutnya, komunikasi yang berlandaskan kasih sayang (mawaddah wa rahmah) serta pemahaman nilai-nilai agama menjadi kunci utama agar rumah tangga tetap kokoh dan terhindar dari konflik.

“Rumah tangga yang bahagia bukanlah rumah tangga yang bebas dari masalah, melainkan rumah tangga yang mampu menyelesaikan setiap persoalan dengan petunjuk Al-Qur’an dan As-Sunnah. Di era digital ini, kita harus bijak membagi waktu antara gawai dan interaksi hangat bersama anggota keluarga agar kasih sayang tidak luntur,” ujar Alfiana Nurhidayah di hadapan para jemaah.

Alfiana juga mengajak para ibu majelis taklim untuk menjadi benteng utama dalam mendidik anak-anak di rumah. Ibu memiliki peran sentral sebagai madrasatul ula (sekolah pertama) bagi anak-anaknya dalam menanamkan akhlakul karimah dan ketakwaan sejak dini.

Sementara itu, Ketua Majelis Taklim An-Nur Metawana, Tati Susmiyatun, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas keharadiran serta ilmu yang disampaikan oleh pihak KUA Pagentan. Ia menilai materi yang dibawakan sangat relevan dengan kondisi kehidupan sehari-hari para jemaah.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Ibu Alfiana Nurhidayah dari KUA Pagentan yang telah berkenan hadir membagikan ilmu yang sangat bermanfaat. Pemaparan beliau membuka wawasan kami tentang pentingnya menjaga komunikasi dan kehangatan dalam keluarga. Semoga bimbingan seperti ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan di majelis kami,” ungkap Tati Susmiyatun.

Suasana penyuluhan berlangsung secara interaktif dan penuh kekeluargaan. Para jemaah tampak aktif mengajukan pertanyaan seputar hukum keluarga, pola asuh anak secara Islami, hingga tips mengelola emosi dalam rumah tangga. Kegiatan penyuluhan tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, keberkahan, serta keharmonisan seluruh keluarga jemaah Majelis Taklim An-Nur Metawana.

(an/azd)