Guru BK MTs Negeri 1 Banjarnegara Resmi Memasuki Purna Tugas

Banjarnegara – MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali mencatat momen bersejarah pada awal bulan Desember 2025. Salah satu guru terbaiknya, Hj. Nasiah Ningrum, resmi memasuki masa purna tugas per (1/12/2025) setelah mengabdi selama 33 tahun sebagai Guru Bimbingan dan Konseling (BK). Sosok yang akrab disapa Bu Nani ini dikenal sebagai guru yang lembut, teliti, dan penuh perhatian dalam mendampingi perkembangan para peserta didik di Madtsansa.

Acara pelepasan sederhana namun penuh haru telah digelar di lingkungan madrasah, dihadiri oleh kepala madrasah, jajaran guru, tenaga kependidikan, dan seluruh siswa pada pekan lalu. Dalam kesempatan tersebut, berbagai kenangan, pesan, dan apresiasi disampaikan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi panjang Bu Nani.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan penghargaan yang mendalam atas pengabdian Bu Nani selama lebih dari tiga dekade. Menurutnya, sosok Bu Nani adalah salah satu teladan dalam hal kedisiplinan, ketulusan, dan profesionalisme.

“Bu Nani tidak hanya mengabdi sebagai guru BK, tetapi juga sebagai ibu kedua bagi para siswa. Beliau selalu hadir dengan senyum, memberikan solusi, dan menenangkan. Pengabdian beliau selama 33 tahun menjadi bagian penting dari perjalanan panjang Madtsansa. Atas nama keluarga besar MTs Negeri 1 Banjarnegara, kami menyampaikan terima kasih dan doa terbaik untuk masa purna tugas beliau,” ujar H. Yatiman.

Rekan seangkatan yang juga telah lama mengabdi di madrasah, Hj. Siti Solikah, turut membagikan kesan mendalam tentang kerja sama dan kebersamaan selama puluhan tahun. Ia mengungkapkan bahwa Bu Nani merupakan sosok yang selalu memprioritaskan pelayanan kepada siswa tanpa mengenal lelah.

“Sejak awal bertugas, Bu Nani sudah menunjukkan karakter yang sabar dan tekun. Kami tumbuh bersama sebagai guru dan sebagai keluarga. Ketika ada siswa yang mengalami kendala, Bu Nani selalu menjadi tempat pertama yang mereka cari. Saya merasa kehilangan rekan kerja yang bukan hanya profesional, tetapi juga penuh kasih,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Sementara itu, Ardian Apriliana, rekan sejawat di bidang BK, menyampaikan bahwa Bu Nani adalah mentor yang sangat berarti baginya. Banyak ilmu dan pengalaman yang ia dapatkan dari sosok senior yang bijaksana tersebut.

“Saya belajar banyak dari beliau, terutama dalam memahami karakter siswa dan memberi pendampingan yang tepat. Bu Nani selalu berkata bahwa setiap anak punya cerita, dan tugas Guru BK adalah mendengarkan cerita itu tanpa menghakimi. Prinsip itulah yang selalu saya ingat. Beliau adalah teladan bagi kami semua,” ungkap Ardian.

Tidak hanya para guru, siswa pun merasakan betapa besarnya peran Bu Nani selama ini. Aurel Cantika, siswi kelas 9D, menjadi salah satu perwakilan yang menyampaikan kesan dan pesan. Ia mengaku bahwa Bu Nani adalah guru yang selalu membuat para siswa merasa aman untuk bercerita.

“Saya dan teman-teman sering curhat ke Bu Nani. Beliau selalu mendengarkan tanpa marah, tanpa menilai, dan selalu memberikan saran yang menenangkan. Rasanya sedih ketika mengetahui beliau akan purna tugas. Tetapi kami semua ikut bangga karena Bu Nani sudah mengabdi begitu lama dan memberikan banyak hal baik untuk madrasah ini,” ujar Aurel.

Kepada tim warta Madtsansa, Bu Nani mengungkapkan rasa syukur dan haru atas perjalanan panjang yang telah ia lalui. Ia merasa bangga pernah menjadi bagian dari keluarga besar Madtsansa.

“Selama 33 tahun, saya belajar banyak hal dari siswa, guru, dan seluruh keluarga madrasah. Saya bersyukur bisa menjalani tugas mulia ini hingga selesai. Terima kasih atas kerja sama, kebersamaan, dan kehangatan yang selalu saya rasakan di sini,” tutur Bu Nani.

Beliau juga berpesan kepada para guru muda agar terus menjaga semangat dan keikhlasan dalam mendidik siswa. Menurutnya, dunia pendidikan membutuhkan guru-guru yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki hati yang kuat dan sabar.

Masa purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan babak baru dalam perjalanan hidup. Meski telah memasuki masa pensiun, jejak kebaikan dan dedikasi Bu Nani akan selalu menjadi bagian dari identitas MTs Negeri 1 Banjarnegara. Warga madrasah merasa kehilangan, tetapi juga penuh kebanggaan karena pernah memiliki sosok sebaik beliau.

Dengan penuh hormat, seluruh keluarga besar Madtsansa mendoakan agar Bu Nani selalu diberi kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan dalam menjalani masa purna tugasnya. Selamat memasuki babak baru, Bu Nani. Terima kasih atas 33 tahun pengabdian yang luar biasa. (Lin)

Skip to content