Guru MIFABARA Tak Pernah Berhenti Membaca, Ajak Siswa Manfaatkan BUDI Buku Digital Kemendikdasmen

Banjarnegara – Semangat literasi terus tumbuh di lingkungan MI Al-Fatah Parakancanggah (MIFABARA). Para guru di madrasah ini menunjukkan bahwa membaca bukan sekadar aktivitas saat di perpustakaan atau ketika mengajar di kelas, tetapi sudah menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari yang bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja.(7/2)

Bagi para pendidik di MIFABARA, membaca adalah proses belajar yang tidak pernah berhenti. Salah satu guru MIFABARA bahkan secara khusus mengajak siswa untuk mengenal dan memanfaatkan BUDI (Buku Digital) yang tersedia di laman Kemendikdasmen.go.id. Melalui platform tersebut, ribuan buku digital dapat diakses dengan mudah oleh siswa, baik melalui telepon genggam maupun komputer.

Menurutnya, kemajuan teknologi seharusnya dimanfaatkan sebagai sarana belajar yang positif.

“Sekarang membaca tidak harus selalu membawa buku tebal. Dengan BUDI, anak-anak bisa membaca dari mana saja. Yang penting adalah kemauan untuk membuka dan belajar dari setiap halaman yang dibaca,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa membaca bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi juga melatih daya pikir, memperluas imajinasi, dan membentuk karakter siswa yang lebih bijak dalam menyikapi kehidupan.

Kepala Madrasah MIFABARA turut memberikan apresiasi. “Seorang guru sejatinya adalah pembelajar sepanjang hayat. Ketika guru terus membaca dan menambah ilmu, maka ilmu itu juga akan mengalir kepada para siswa. Budaya membaca harus dimulai dari pendidiknya, sehingga anak-anak melihat contoh nyata di depan mereka,” tuturnya.

Ia juga berharap keberadaan platform BUDI dapat menjadi jembatan bagi siswa untuk semakin dekat dengan dunia buku dan pengetahuan. Dengan membaca secara konsisten, siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan luas dan karakter yang kuat.

“Ilmu adalah cahaya yang menerangi masa depan. Setiap halaman yang dibaca adalah langkah kecil menuju mimpi besar. Karena itu kami ingin siswa MIFABARA tumbuh sebagai generasi yang cinta membaca, cinta belajar, dan tidak pernah berhenti mencari ilmu,” tambahnya.

MIFABARA terus menanamkan pesan bahwa membaca bukan sekadar kegiatan sekolah, melainkan kebiasaan hidup yang akan membawa manfaat sepanjang masa.

Seperti ungkapan bijak yang sering disampaikan dalam kegiatan literasi madrasah, “Buku adalah sahabat yang tak pernah lelah memberi ilmu. Siapa yang akrab dengan buku, maka masa depannya akan dipenuhi cahaya pengetahuan.”(nas)