Banjarnegara (Humas) – Rapat pleno Komite MTs Negeri 1 Banjarnegara sesi kedua yang diperuntukkan bagi orang tua wali siswa kelas VIII dan IX berlangsung khidmat pada Sabtu (30/8) siang. Acara yang digelar di aula utama Madtsansa ini dimulai pukul 13.00 WIB dan dihadiri oleh jajaran pimpinan madrasah, guru, komite, serta tamu undangan. Salah satu tokoh penting yang hadir adalah Hj. Nur Farida, pengawas MTs MA dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara.
Dalam sambutannya, Hj. Nur Farida menyampaikan pesan mendalam yang ditujukan khusus untuk Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MTs Negeri 1 Banjarnegara. Ia menekankan pentingnya komitmen bersama dalam mendidik dan mengantarkan kesuksesan para siswa.
“Madrasah ini tidak akan pernah bisa berjalan baik tanpa komitmen yang kuat dari seluruh guru dan tenaga kependidikan. Saya berharap GTK Madtsansa selalu berpegang pada semangat kebersamaan, konsistensi, serta profesionalisme. Mari kita kuatkan niat dan komitmen untuk mengantarkan setiap siswa menuju kesuksesan, baik dalam bidang akademik maupun akhlak,” tegas Nur Farida di hadapan ratusan wali murid yang hadir.
Lebih lanjut, ia juga menekankan bahwa keberhasilan madrasah tidak semata-mata ditentukan oleh program atau fasilitas, melainkan lebih pada dedikasi para pendidik dalam menjalankan tugasnya. Menurutnya, guru bukan hanya penyampai ilmu, tetapi juga teladan bagi anak didik.
Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, kepada tim warta Madtsansa menyampaikan bahwa ia menyambut baik pesan yang disampaikan oleh pengawas madrasah tersebut. Ia mengaku bahwa kehadiran Hj. Nur Farida selalu memberi semangat baru bagi seluruh keluarga besar Madtsansa.
“Kami merasa sangat terhormat dengan kehadiran Ibu Pengawas. Pesan beliau tentu menjadi cambuk motivasi bagi kami semua. Sebagai kepala madrasah, saya berkomitmen untuk terus membangun kerja sama dengan seluruh GTK. Kami ingin memastikan bahwa Madtsansa benar-benar menjadi rumah pendidikan yang nyaman, unggul, dan berkarakter Islami,” tutur Yatiman.
Sementara itu, Nabila Kirana, salah satu guru Bahasa Indonesia, mengungkapkan bahwa pesan dari pengawas sangat menyentuh hati para pendidik. Ia menilai bahwa apa yang disampaikan benar-benar sejalan dengan semangat guru Madtsansa yang selama ini terus berusaha meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Kami menyadari betul bahwa mendidik siswa bukan hanya sekadar mentransfer pengetahuan. Ada tanggung jawab moral dan spiritual yang harus diemban. Pesan Ibu Nur Farida mengingatkan kami kembali untuk memperkokoh komitmen itu. InsyaAllah kami akan terus berusaha memberikan yang terbaik,” ujar Nabila.
Senada dengan Nabila, Ratna Damayanti, guru IPS Madtsansa, menuturkan bahwa komitmen guru akan menjadi kunci dalam melahirkan generasi yang berdaya saing. Menurutnya, dukungan dari pengawas serta kepala madrasah memberikan energi positif bagi seluruh GTK.
“Kami para guru merasa lebih kuat ketika mendapat dorongan langsung dari pengawas maupun pimpinan madrasah. Kami akan berusaha untuk tidak hanya fokus pada nilai akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter siswa. Sebab kesuksesan sejati terletak pada keseimbangan keduanya,” ucap Ratna dengan penuh optimisme.
Selain penyampaian pesan dari pengawas, rapat pleno sesi kedua ini juga membahas sejumlah program kerja sama antara madrasah dan komite, termasuk rencana peningkatan mutu pembelajaran, pengembangan sarana prasarana, hingga peran aktif orang tua dalam mendukung kegiatan siswa. Antusiasme orang tua terlihat jelas, mereka aktif mengikuti jalannya rapat dan memberikan apresiasi terhadap kinerja madrasah.
Hj. Nur Farida menutup pesannya dengan doa agar seluruh elemen madrasah dapat selalu bekerja dalam satu visi yang sama. Ia meyakini, dengan kebersamaan dan komitmen yang kokoh, MTs Negeri 1 Banjarnegara akan terus mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan zaman.
“Saya yakin Madtsansa mampu menjadi madrasah kebanggaan Banjarnegara, bahkan Jawa Tengah. Semua kuncinya ada pada guru dan tenaga kependidikan. Mari kita jaga semangat ini bersama-sama,” pungkasnya.
Dengan berakhirnya rapat pleno sesi kedua tersebut, Madtsansa semakin meneguhkan langkahnya dalam membangun sinergi antara madrasah, komite, dan orang tua. Pesan dari pengawas menjadi pijakan moral yang sangat penting, terutama bagi GTK Madtsansa dalam melaksanakan amanah pendidikan demi masa depan generasi bangsa. (Lin/La)







