Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rakit, Fuad Latif, bersinergi dengan pendamping sosial Mei Fitrianingsih melaksanakan penyuluhan di Kelompok Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Kelompok 3 Desa Luwung, Rabu (14/10/2026). Kegiatan tersebut diketuai Maemunah dan diikuti sebanyak 20 orang peserta dengan penuh semangat.
Mengusung tema “Hidup Seimbang”, penyuluhan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada KPM agar mampu menyeimbangkan kehidupan dunia dan akhirat, antara kebutuhan materi dan kebutuhan rohani, serta antara hak diri sendiri dan hak keluarga.
Dalam pemaparannya, Fuad Latif menjelaskan bahwa Islam mengajarkan konsep keseimbangan atau tawazun. Hidup seimbang bukan berarti meninggalkan dunia, tetapi menjadikan dunia sebagai sarana untuk meraih kebahagiaan akhirat. Seorang mukmin harus seimbang dalam bekerja dan beribadah, seimbang dalam mencari rezeki dan bersyukur, seimbang dalam mendidik anak dan menjaga kesehatan keluarga.
“Kebahagiaan tidak akan lahir jika hidup timpang. Jika hanya mengejar dunia, hati akan lelah. Jika hanya mengejar akhirat tanpa ikhtiar dunia, keluarga akan terlantar. Islam mengajarkan kita untuk seimbang, adil, dan proporsional,” ujar Fuad.
Ia mengajak KPM untuk mengatur waktu dengan baik, membagi peran dalam keluarga, serta mengelola bantuan PKH secara bijak untuk pendidikan dan kesehatan, bukan untuk gaya hidup konsumtif.
Sementara itu, pendamping sosial Mei Fitrianingsih mengingatkan peserta untuk tertib memenuhi kewajiban PKH, rajin hadir dalam pertemuan kelompok, dan membangun kemandirian ekonomi keluarga.
Melalui sinergi ini, diharapkan KPM Desa Luwung menjadi keluarga yang harmonis, sehat secara ekonomi, kuat secara iman, dan mampu mewujudkan kehidupan yang seimbang, bahagia di dunia dan selamat di akhirat.
(SN/azd)
