Banjarnegara (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Rakit bersama Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) melaksanakan kegiatan home visit ke rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Gelang. Kegiatan ini bertujuan memberikan pendampingan sosial sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan bagi keluarga penerima bantuan. (23/1/2026)
Penyuluh Agama Islam KUA Rakit, Sodikin, mengatakan bahwa pendekatan keagamaan menjadi bagian penting dalam proses pendampingan masyarakat. Menurutnya, agama memiliki peran strategis dalam membangun ketenangan batin, semangat hidup, dan mental optimistis di tengah keterbatasan ekonomi.
“Kami dari KUA Rakit hadir untuk memberikan penguatan spiritual agar keluarga tetap memiliki harapan dan semangat ikhtiar. Agama harus menjadi sumber kekuatan, bukan sekadar ritual,” ujar Sodikin saat berdialog dengan KPM.
Ia menambahkan bahwa nilai-nilai keimanan seperti sabar, syukur, dan tawakal perlu terus ditanamkan dalam kehidupan keluarga. “Jika keimanan kuat, insyaallah keluarga akan lebih tangguh menghadapi ujian dan terus berusaha memperbaiki taraf hidupnya,” tambahnya.
Pendamping PKH Desa Gelang, Nur Hasan, menyampaikan bahwa kegiatan home visit ini merupakan bagian dari pendampingan terpadu yang tidak hanya fokus pada aspek administrasi bantuan sosial, tetapi juga perubahan pola pikir dan perilaku KPM.
“Kolaborasi dengan Penyuluh Agama KUA Rakit sangat membantu. Motivasi keagamaan mampu menyentuh sisi mental dan spiritual KPM sehingga mereka lebih percaya diri dan berkomitmen untuk mandiri,” kata Nur Hasan.
Dalam kunjungan tersebut, Sodikin dan Nur Hasan juga memberikan arahan tentang pentingnya pendidikan anak, pengelolaan bantuan secara bijak, serta menjaga keharmonisan keluarga. Suasana dialog berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan pendekatan humanis dalam pendampingan masyarakat.
Sejumlah KPM mengaku senang dan termotivasi dengan adanya kunjungan langsung ke rumah. Mereka merasa diperhatikan dan berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin agar pendampingan terasa lebih nyata dan menyentuh kebutuhan mereka.
Melalui kegiatan ini, Penyuluh Agama Islam KUA Rakit bersama Pendamping PKH menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi mendampingi masyarakat Desa Gelang. Diharapkan, pendekatan sosial dan keagamaan yang berjalan beriringan mampu mendorong KPM menjadi keluarga yang mandiri, berdaya, dan sejahtera.
(Sks, azd)
