“Ikhtiar Lahir Batin” Penyuluh Agama Islam, Endah Widyawati  Bekali  Jemaah MT Riyadus Sholikhin Bandingan Hadapi Kehamilan

Banjarnegara (Humas) – Kehamilan adalah amanah besar dari Allah yang penuh perjuangan. Tidak cukup hanya menunggu, tapi harus ada ikhtiar yang sungguh-sungguh, baik secara medis maupun spiritual, agar ibu dan calon bayi sehat dan selamat.

Pesan penting tersebut disampaikan Penyuluh Agama Islam KUA Rakit, Endah Widyawati, dalam kegiatan penyuluhan rutin di Majelis Taklim Riyadus Sholikhin Desa Bandingan RT 03 RW 01 yang diketuai Siti Solihat pada Selasa (22/9/2026).

Kegiatan yang dihadiri ibu-ibu jemaah MT Riyadus Sholikhin berlangsung khidmat. Kali ini Endah, mengusung tema “Bentuk Ikhtiar Hadapi Kehamilan”, Endah menegaskan bahwa Islam mengajarkan keseimbangan antara usaha dan doa.

“Kehamilan itu bukan sakit, tapi butuh perhatian ekstra. Ada ikhtiar lahir yang harus kita lakukan, dan ada ikhtiar batin yang tidak boleh ditinggalkan,” jelas Endah.

Ia memaparkan tiga bentuk ikhtiar utama. Pertama, ikhtiar medis dan fisik. “Wajib rutin periksa ke bidan atau Puskesmas, minimal 6 kali selama hamil. Makan makanan bergizi, jangan hanya mie instan. Banyak minum air putih, istirahat cukup, dan hindari pekerjaan berat. Ini ikhtiar menjaga raga” terangnya.

Kedua, ikhtiar doa dan spiritual. “Ini yang sering dilupakan. Perbanyak baca Al-Qur’an, khususnya Surat Maryam agar dimudahkan persalinan, dan Surat Yusuf agar anak saleh dan berakhlak indah. Perbanyak zikir, istigfar, dan selawat. Ajak janin berkomunikasi lewat lantunan ayat suci” tuturnya.

Ketiga, ikhtiar menjaga hati dan lingkungan. “Ibu hamil jangan suka marah, jangan gibah, jangan stres. Hati ibu yang tenang akan berpengaruh pada janin. Suami juga harus memberikan dukungan, membantu pekerjaan rumah, dan ikut mendoakan” tegasnya.

Ketua MT Riyadus Sholikhin, Siti Solihat, menyambut baik materi tersebut. “Alhamdulillah, kajian Endah sangat dibutuhkan. Banyak ibu hamil di RT 03 yang masih cemas, setelah ini jadi tahu apa yang harus dilakukan” ungkapnya. 

Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan seluruh ibu hamil di Desa Bandingan. Diharapkan jemaah MT Riyadus Sholikhin dapat mengamalkan ikhtiar lahir batin demi melahirkan generasi yang sehat, kuat, dan salihah. 

(ew/azd)