Banjarnegara (Humas) – Semangat Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai keislaman, membentuk akhlak mulia, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak usia dini. Hal inilah yang disampaikan Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalibening, Sarwono, saat melaksanakan penyuluhan di SDN 1 Kalibening, Senin (26/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Sarwono menyampaikan materi bertema “Santri Ceria, Berakhlak Mulia, Cinta Rasulullah, Bangga Menjadi Anak Indonesia”. Materi ini mengajak para siswa memahami bahwa menjadi santri tidak hanya berkaitan dengan belajar agama di pesantren, tetapi juga tentang membiasakan diri berperilaku baik, menghormati orang lain, dan menjalankan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.
Sarwono menekankan pentingnya membangun karakter anak melalui kebiasaan sederhana, seperti berkata jujur, menghormati guru dan orang tua, menyayangi teman, serta menjaga kedisiplinan. Menurutnya, keceriaan anak perlu berjalan seiring dengan pembentukan akhlak agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri sekaligus santun.
“Anak-anak harus bangga menjadi generasi Indonesia yang mencintai Rasulullah. Caranya dengan meneladani akhlak beliau, berkata jujur, menyayangi sesama, rajin belajar, dan menghormati orang tua serta guru. Dengan begitu, kita bisa menjadi anak Indonesia yang beriman, berakhlak mulia, dan membanggakan,” pesannya.
Ia juga mengajak para siswa menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah melalui kebiasaan berselawat dan mencontoh perilaku terpuji Nabi Muhammad saw. Sementara itu, rasa bangga sebagai anak Indonesia dapat diwujudkan dengan menjaga kerukunan, menghargai perbedaan, mempelajari budaya bangsa, dan bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu.
Melalui penyuluhan ini, diharapkan semangat Hari Santri Nasional tidak berhenti sebagai peringatan tahunan, tetapi menjadi dorongan bagi para siswa untuk terus belajar, memperbaiki perilaku, dan mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Dengan bekal iman, ilmu, dan akhlak, generasi muda diharapkan mampu tumbuh menjadi penerus bangsa yang membawa kebaikan.
(WHA/azd)
