Tiga GTK MTs Negeri 1 Banjarnegara Terima Award pada Ajang GTK MTs Award 2026

Purbalingga — Tiga Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MTs Negeri 1 Banjarnegara menghadiri kegiatan Awarding Anugerah GTK MTs Tahun 2026 yang diselenggarakan pada Sabtu (24/10/2026) di Andrawina Hall Hotel Owabong, Purbalingga. Ketiga GTK tersebut adalah Hj. Yuniyati, Musfiatul Muniroh, dan Fitriyanto yang hadir bersama Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, untuk menerima penghargaan atas capaian mereka dalam ajang apresiasi GTK madrasah.

Keikutsertaan ketiganya menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MTs Negeri 1 Banjarnegara. Prestasi tersebut menunjukkan komitmen guru dan tenaga kependidikan dalam mengembangkan kompetensi, menghadirkan inovasi, serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pendidikan madrasah.

Dalam ajang Anugerah GTK MTs Tingkat Provinsi Jawa Tengah Wilayah IV Tahun 2026, Hj. Yuniyati mengikuti kategori Guru Inspiratif, Musfiatul Muniroh pada kategori Guru Inovatif, sedangkan Fitriyanto mengikuti kategori Tenaga Kependidikan Inovatif. Ketiganya telah melalui tahapan seleksi dan penilaian sesuai dengan kategori masing-masing.

Berdasarkan Surat Keputusan Panitia Anugerah GTK MTs Tingkat Provinsi Jawa Tengah Wilayah IV Tahun 2026 tertanggal 19 Oktober 2026, Hj. Yuniyati berhasil meraih peringkat pertama tingkat Kabupaten Banjarnegara pada kategori Guru Inspiratif. Ia juga masuk dalam enam besar peserta yang berhak melaju ke babak grand final tingkat wilayah.

Capaian serupa diraih Musfiatul Muniroh yang menempati peringkat pertama tingkat Kabupaten Banjarnegara dalam kategori Guru Inovatif. Ia juga berhasil masuk enam besar dan berhak mengikuti tahapan grand final. Sementara itu, Fitriyanto meraih peringkat keempat tingkat Kabupaten Banjarnegara dalam kategori Tenaga Kependidikan Inovatif.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian ketiga GTK tersebut. Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar pengakuan atas kemampuan individu, melainkan juga menjadi motivasi bagi seluruh warga madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.

“Saya mengucapkan selamat kepada Ibu Yuniyati, Ibu Musfiatul Muniroh, dan Bapak Fitriyanto atas capaian yang telah diraih. Prestasi ini merupakan hasil dari semangat belajar, kerja keras, dedikasi, dan kemauan untuk terus berkembang. Kami berharap keberhasilan mereka dapat menjadi inspirasi bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya di MTs Negeri 1 Banjarnegara,” ungkapnya.

Yatiman juga menegaskan bahwa madrasah akan terus mendukung pengembangan potensi GTK melalui berbagai kegiatan peningkatan kompetensi, penguatan inovasi pembelajaran, serta pembiasaan budaya kerja yang profesional dan berorientasi pada mutu.

“Madrasah yang maju membutuhkan GTK yang tidak berhenti berinovasi dan mampu memberikan teladan. Saya berharap penghargaan ini tidak menjadi titik akhir, tetapi justru menjadi penyemangat untuk menghadirkan karya dan kontribusi yang semakin bermanfaat bagi peserta didik dan masyarakat,” tambahnya.

Hj. Yuniyati mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diperolehnya. Baginya, penghargaan dalam kategori Guru Inspiratif menjadi pengingat bahwa tugas guru tidak hanya menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga membangun karakter, memberikan keteladanan, dan menumbuhkan semangat belajar peserta didik.

“Alhamdulillah, saya bersyukur atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan. Bagi saya, menjadi guru inspiratif berarti terus belajar, berusaha memberikan contoh yang baik, dan mendampingi peserta didik agar berkembang sesuai potensi mereka. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri dan memberikan yang terbaik bagi madrasah,” tuturnya.

Sementara itu, Musfiatul Muniroh menyampaikan bahwa inovasi merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran. Menurutnya, guru perlu terus mengembangkan gagasan dan menyesuaikan strategi pembelajaran dengan kebutuhan peserta didik agar proses belajar menjadi lebih bermakna.

“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus berkarya dan menghadirkan inovasi dalam pembelajaran. Saya meyakini bahwa guru harus terbuka terhadap perubahan, berani mencoba hal-hal baru, serta selalu melakukan evaluasi agar pembelajaran semakin efektif. Semoga apa yang saya lakukan dapat memberikan manfaat bagi peserta didik dan menginspirasi rekan-rekan guru lainnya,” ujarnya.

Fitriyanto juga menyampaikan rasa syukur atas kesempatan mengikuti Anugerah GTK MTs Tahun 2026. Ia menilai bahwa tenaga kependidikan memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran proses pendidikan melalui pelayanan yang profesional, tertib, dan berorientasi pada kebutuhan madrasah.

“Bagi saya, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan mengembangkan kemampuan di bidang tugas saya. Tenaga kependidikan merupakan bagian penting dari ekosistem madrasah. Karena itu, kami harus terus belajar, bekerja dengan penuh tanggung jawab, dan memberikan pelayanan terbaik untuk mendukung kegiatan pendidikan,” ungkapnya.

Kehadiran ketiga GTK bersama kepala madrasah dalam kegiatan awarding tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat berprestasi dan kolaborasi di lingkungan MTs Negeri 1 Banjarnegara. Capaian pada tingkat kabupaten dan wilayah ini diharapkan dapat mendorong lahirnya lebih banyak guru inspiratif, guru inovatif, dan tenaga kependidikan inovatif.

Melalui prestasi tersebut, MTs Negeri 1 Banjarnegara menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya madrasah yang berkualitas, produktif, dan berdaya saing. Penghargaan yang diraih bukan hanya menjadi kebanggaan bagi para penerima, tetapi juga menjadi dorongan bagi seluruh GTK untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan layanan pendidikan terbaik bagi generasi penerus bangsa. (Lin)