Jangan Lelah Mendoakan Anak, Penyuluh KUA Kalibening Ajak Orang Tua Perkuat Riyadhoh demi Masa Depan Keluarga

Banjarnegara (Humas) – Mendidik anak bukan sekadar memenuhi kebutuhan jasmani dan memberikan pendidikan yang layak. Orang tua juga memiliki tanggung jawab untuk menguatkan sisi spiritual melalui doa, ibadah, dan keteladanan. Pesan tersebut disampaikan Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalibening, Ngudi Rahayu, saat melaksanakan penyuluhan di Majelis Taklim Mujahadah, Desa Asinan, Selasa (27/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Ngudi Rahayu menyampaikan materi tentang pentingnya riyadhoh orang tua. Dalam konteks pembinaan keluarga, riyadhoh dapat dipahami sebagai upaya melatih diri untuk meningkatkan kualitas ibadah, menjaga perilaku, serta mendekatkan diri kepada Allah Swt. melalui amalan yang dilakukan secara konsisten.

Ia mengajak para jemaah, khususnya orang tua, untuk tidak hanya mengandalkan nasihat ketika mendidik anak, tetapi juga memperbaiki hubungan dengan Allah Swt. melalui salat tepat waktu, membaca Al-Qur’an, memperbanyak doa, dan membiasakan diri melakukan kebaikan. Usaha tersebut menjadi bagian dari ikhtiar spiritual dalam mengiringi tumbuh kembang anak.

“Orang tua perlu terus memperbaiki diri karena anak belajar bukan hanya dari perkataan, melainkan juga dari perilaku yang mereka lihat setiap hari. Mari kita iringi ikhtiar mendidik anak dengan doa, ibadah, dan keteladanan. Semoga Allah Swt. membimbing anak-anak kita menjadi pribadi yang saleh dan salehah,” pesannya.

Menurutnya, riyadhoh juga mengajarkan orang tua untuk bersabar dalam menghadapi berbagai tantangan pengasuhan. Ketika anak mengalami kesulitan atau menunjukkan perilaku yang belum sesuai harapan, orang tua perlu mengedepankan pendekatan yang bijaksana, komunikasi yang baik, serta pendampingan yang berkelanjutan.

Melalui penyuluhan ini, jemaah diharapkan semakin memahami bahwa mendidik anak merupakan perpaduan antara ikhtiar nyata dan penguatan spiritual. Dengan terus memperbaiki diri, menjaga keharmonisan keluarga, dan memohon pertolongan Allah Swt., orang tua diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya generasi beriman, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab. 

(WHA/azd)