Jumat Penuh Ilmu: Siswa Kelas X MAN 2 Banjarnegara Ikuti Literasi di Koridor Kelas

Banjarnegara – Seluruh siswa kelas X MAN 2 Banjarnegara memulai hari Jumat dengan kegiatan literasi yang berbeda. Bertepatan dengan pelaksanaan tes diagnostik, mereka mengikuti Jumat Literasi secara bergantian di koridor kelas masing-masing. Kegiatan yang dimulai setelah pembiasaan tadarus Alqu’an ini merupakan bagian dari program madrasah untuk menumbuhkan minat baca dan kemampuan berpikir siswa. (1/8)

Dalam kegiatan ini, buku yang dibaca oleh siswa adalah buku yang mereka bawa sendiri dari rumah. Jenis bukunya pun beragam, mulai dari novel, buku motivasi, hingga buku sejarah, asalkan bukan buku pelajaran dan komik. Nantinya, buku-buku yang telah dibaca tersebut akan menjadi koleksi buku di kelas masing-masing, membentuk perpustakaan mini yang bisa diakses oleh seluruh siswa.

Kegiatan literasi ini tidak hanya sebatas membaca. Setiap siswa diberikan jurnal literasi yang harus diisi setelah mereka selesai membaca buku. Jurnal tersebut memuat beberapa poin penting yang harus diulas, seperti identitas buku, sinopsis singkat, kelemahan dan kelebihan buku, serta manfaat yang didapat dari membaca buku tersebut.

Dengan adanya jurnal literasi, siswa didorong untuk tidak sekadar membaca, melainkan juga berpikir kritis dan analitis. Mereka dilatih untuk mengevaluasi buku yang dibaca, merumuskan gagasan, dan mengambil intisari penting dari setiap bacaan.

Kegiatan ini berlangsung selama 45 menit, dibagi ke dalam dua sesi agar semua siswa dapat berpartisipasi. Saat separuh siswa berada di dalam kelas untuk tes diagnostik, separuh lainnya memanfaatkan waktu di koridor untuk membaca dan mengisi jurnal.

Kepala MAN 2 Banjarnegara, Prihantoro Achmad, menyatakan, “Jumat Literasi ini adalah salah satu program rutin yang kami jalankan, bergantian dengan kegiatan Jumat lainnya, sebagai fondasi awal bagi siswa-siswi kami. Membaca bukan sekadar mengisi waktu, tapi juga jendela ilmu yang akan membuka wawasan mereka. Dengan adanya jurnal, kami juga ingin melatih kemampuan merangkum dan berpikir logis siswa sejak dini.”

Program ini menjadi bukti komitmen MAN 2 Banjarnegara dalam menciptakan budaya membaca yang produktif dan bermakna. Diharapkan, kebiasaan ini dapat menjadi bekal berharga bagi siswa dalam perjalanan akademik mereka. (af)

Skip to content