Kemenag Jadikan Layanan sebagai Program Unggulan

Tahun 2016, sesuai tema HAB ke-70, “Meneguhkan Revolusi Mental untuk Kementerian Agama yang Bersih dan Melayani”, Kemenag menjadikan pelayanan sebagai program unggulan. Beberapa lini pelayanan diberikan prioritas utama, antara lain Pelayanan Nikah di KUA, Pelayanan Haji, Sertifikasi Guru dan Seleksi CPNS.

Pelayanan-pelayanan tersebut dilaksanakan diseluruh Kantor kemenag seluruh Indonsia dan juga Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai salah satu ujung tombak layanan di tingkat kecamatan. Hal  ini juga sesuai dengan semangat reformasi yang digulirkan oleh Presiden RI. Image layanan yang tidak sesuai prosedur dan membuat birokrasi menjadi panjang harus di pangkas, di benahi dan ditingkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Hubungannya dengan Nikah dibuat sebuah regulasi pelayanan dimana nikah diatur dengan tidak memberatkan calon pengantin, juga dengan tidak bolehnya pihak KUA “bermain” apalagi melakukan pungutan liar. Karena selama ini berasumsi bahwa Nikah itu “mahal”. Setelah dilakukan penelusuran dan evalusi terdapat hal-hal yang sebenarnya tidak seharusnya menjadikankan biaya menjadi mahal. Sekarang nikah Rp. 0,- jika dilakukan di kantor dan 600rb jika dilaksanakan diluar kantor dengan menyetorkan ke bank.

Pelayanan Haji juga terjadi peningkatan layanan, baik dari segi efektif dan efisien pengurusan administrasi mulai calon jamaah haji sampai jamaah haji pulang ke tanah air. Aturan penggunaan dan layanan termaktub jelas melalui aturan yang dikeluarkan oleh Menteri Agama RI. Masalah pengurusan paspor mulai tahun ini lebih awal dalam proses agar tidak terjadi masalah seperti tahun lalu.

Guru madrasah dan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah yang dahulu kurang diperhatikan hubungannya dengan sertifikasi guru sekarang mulai mendapat perhatian dan porsi yang sama dengan guru-guru di sekolah-sekolah. Kemenag juga mengatur pembayaran sertifikasi dengan aturan dan pedoman yang diberlakukan secara nasional.

Dalam hal rekrutmen CPNS, kemenag berusaha mengakomodir dengan adanya K1 dan K2 melalui pengangkatan sesuai syarat yang diberlakukan sesuai regulasi. Untuk proses rekrutmen CPNS mendatang sudah menggunakan sistem CAT

Pemaparan tersebut disampaikan Kepala Kankemenag Kabupaten Banjarnegara, Farhani dalam sambutan dan pengarahan pembukaan sosialiasi Keuangan dan BMN, Selasa (29/03) di Aula Kantor. Materi berharga ini sebagai membekali peserta sosialisasi bahwa program unggulan Kemenag perlu diperjuangkan selain layanan-layanan lain, baik internal dan eksternal. Jika pelayanan bermasalah maka akan berimbas kepada yang dilayani juga sebaliknya. “Dikarenakan layanan yang diberikan PNS termasuk amanah” ditegaskan di akhir sambutannya. (Nangim)