Banjarnegara (Humas) – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SMP 4 Satap Pandanarum menyelenggarakan kegiatan kepenyuluhan agama yang menghadirkan Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pandanarum yaitu Sudarno sebagai narasumber utama. Sudarno mengangkat tema “Teladan Nabi Muhammad sebagai Inspirasi Generasi Muda” dan diikuti oleh seluruh siswa-siswi sekolah yang berjumlah 86 orang. (19/9)
Acara dimulai pukul 08.30 WIB dan bertempat di salah satu ruang kelas yang telah disulap menjadi tempat penyuluhan yang kondusif dan nyaman. Suasana kegiatan berlangsung penuh kehangatan, kekhusyukan, sekaligus keceriaan, terutama karena penyampaian materi yang interaktif dan komunikatif oleh Sudarno.
Dalam penyuluhannya, Sudarno mengajak para siswa untuk mengenal lebih dekat sosok Nabi Muhammad saw., tidak hanya sebagai seorang nabi, tetapi juga sebagai tokoh panutan yang memiliki akhlak mulia, kepemimpinan yang bijaksana, serta kasih sayang terhadap sesama. Ia menekankan bahwa keteladanan Rasulullah harus menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam membentuk karakter pribadi yang tangguh, jujur, dan bertanggung jawab.

“Meneladani Nabi Muhammad saw., bukan hanya sekadar memperingati hari kelahirannya, tetapi bagaimana kita bisa menerapkan sikap dan nilai-nilai beliau dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, di sekolah, maupun di lingkungan sekitar,” ungkap Sudarno dalam salah satu penyampaiannya.
Menariknya, kegiatan ini tidak hanya diisi dengan ceramah agama semata. Di sela-sela acara, juga disisipkan beberapa permainan edukatif dan game interaktif yang dirancang untuk menguji pengetahuan siswa seputar sejarah dan keteladanan Nabi Muhammad saw. Game ini membuat siswa lebih terlibat aktif dan antusias, serta menjadikan suasana acara lebih hidup dan menyenangkan.
Pihak sekolah, melalui Kepala SMP 4 Satap Pandanarum, juga menyampaikan apresiasi terhadap kehadiran Sudarno dan pelaksanaan kegiatan ini. “Kami merasa bangga bisa menghadirkan kegiatan keagamaan yang mendidik dan menyenangkan bagi siswa. Terima kasih kepada Bapak Sudarno atas penyampaian materi yang sangat membumi dan mudah dipahami oleh anak-anak kami. Semoga ini bisa menjadi pembuka jalan untuk kegiatan-kegiatan positif lainnya,” tuturnya.
Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi benar-benar menjadi momentum reflektif dan inspiratif bagi generasi muda Islam, khususnya di wilayah Pandanarum. (ev, azd)







