Kreatif, Siswa Kelas Vb Mimau Belajar Menganyam

Banjarnegara (Humas) – Menganyam adalah proses menghubungkan atau menyilangkan bilah bahan untuk membuat pola atau desain tertentu. Teknik ini memerlukan keterampilan untuk hasil yang rapi dan bagus. Seperti kelas V B MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo atau MIMAU belajar kreasi menganyam (5/2).

Bertempat di ruang kelas V B pada mata pelajaran seni budaya, Farida Fitriana selaku wali kelas mengatakan tujuan dan manfaat dari kreasi menganyam untuk kreativitas anak, melatih kesabaran, membangun jiwa saling berbagi, dan metode ampuh untuk memotivasi anak-anak disiplin.

“Tujuan kreasi menganyam ini untuk memperkenalkan kepada anak-anak seni indah menganyam, membentuk jiwa anak sesuai profil pelajar pancasila yang disingkat ROTI MANIS (Beriman dan berraqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, mandiri, bergotong royong, kebhinekaan global, bernalar kritis, kreatif), serta manfaatnya menggali kreativitas anak, melatih kesabaran, dan membangun jiwa saling berbagi serta ampuh sebagai motivasi anak untuk disiplin,” ujar Farida Fitriana

Farida Fitriana mengatakan kreasi menganyam diikuti siswa kelas V B dan guru yang mengarahkan siswa. Guru sebagai mentor,motivator, dan fasilitator. Farida mengatakan bahwa bahan membuat kreasi menganyam berupa kardus bekas, kertas asturo warna, gunting, lem, double tip, mika, pewarna. Dari bahan tersebut menghasilkan gambar berupa guci, keranjang telur, baju, vas bunga matahari.

Farida Fitriana juga mengatakan kreasi menganyam perlu adanya langkah-langkah untuk menghasilkan karya yang bagus sesuai dengan kreativitas siswa.

“Langkahnya, potong bahan anyaman sesuai ukuran, tentukan pola, mulai anyaman dengan simpul dasar, anyam bahan sesuai pola, kencangkan anyaman dengan perekat, buat pigura dengan penutup kaca dari mika bening, seperti itu langkahnya,” jelas Farida Fitriana.

Adapun kegiatan kreasi menganyam disambut semangat oleh siswa kelas V B

“Senang dan antusias karena merasa bangga ketika bisa menyelesaikan kreasi anyaman hasil sendiri,” ujar Quensha Akhirna Zain salah satu siswa kelas VB.

Harapan dari kreasi menganyam adalah siswa berlatih kreativitas lagi dengan model anyaman yang baru. (RF)