KUA Kalibening Perkuat Pembinaan Generasi Muda, Tanamkan Pemahaman tentang Empat Peran Perempuan dalam Islam

Banjarnegara (Humas) – Menjadi perempuan hebat tidak harus menunggu hingga dewasa, menikah, atau memiliki anak. Sejak usia remaja, perempuan sudah memiliki peran penting yang perlu dipersiapkan melalui pembentukan karakter, penjagaan diri, serta penguatan keimanan. Dalam Islam, perempuan memiliki kedudukan mulia dengan tanggung jawab yang dapat dijalankan sesuai tahap kehidupannya.

Pesan tersebut disampaikan Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalibening, Laeli Maria Ulfah, dalam kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMA Muhammadiyah Kalibening, Senin (2/11/2026). Melalui kajian keputrian bertema “Peran Perempuan dalam Islam”, ia mengajak para siswi memahami empat peran perempuan, yakni sebagai diri sendiri, anak, istri, dan ibu.

Laeli menjelaskan bahwa peran sebagai diri sendiri perlu dibangun dengan mengenali potensi, menjaga kehormatan, merawat kesehatan, serta memperkuat keimanan. Sebagai anak, remaja putri hendaknya menghormati dan berbakti kepada orang tua. Sementara itu, peran sebagai istri dan ibu merupakan tanggung jawab pada fase kehidupan berikutnya yang membutuhkan kesiapan ilmu, mental, dan spiritual.

“Jangan menunggu menjadi istri atau ibu untuk mulai belajar menjadi perempuan yang baik. Sejak remaja, kalian dapat mempersiapkan diri dengan menjaga kesehatan, memperbaiki akhlak, menuntut ilmu, dan menjalankan syariat Islam. Persiapan hari ini akan menjadi bekal berharga untuk masa depan,” pesannya. Ia juga mengingatkan bahwa menjadi remaja putri yang sehat berarti menjaga kesehatan fisik dan mental, sekaligus mampu memilih pergaulan serta aktivitas yang membawa manfaat. Kepatuhan terhadap syariat hendaknya tumbuh dari pemahaman dan kesadaran, bukan sekadar mengikuti kebiasaan.

Melalui kegiatan BRUS ini, para siswi diharapkan semakin percaya diri menjalani masa remaja dan mampu mempersiapkan masa depan sebagai perempuan muslimah yang berilmu, sehat, mandiri, serta berakhlak mulia. (WHA)