Wujudkan Budaya Aplikatif, Kemenag Banjarnegara Hadirkan Kantin Kejujuran sebagai Laboratorium Karakter 

Banjarnegara (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara terus berinovasi dalam menanamkan nilai-nilai moral dan integritas di lingkungan kerja dan lembaga pendidikan di bawah naungannya. Salah satu langkah konkret yang kini digalakkan adalah perwujudan budaya aplikatif melalui program Kantin Kejujuran. 

Program ini dihadirkan bukan sekadar sebagai tempat pemenuhan kebutuhan logistik pegawai dan siswa, melainkan sebagai laboratorium hidup untuk menguji sekaligus memupuk sifat jujur, tanggung jawab, dan disiplin dalam kehidupan sehari-hari. 

Kepala Kantor Kemenag Banjarnegara H. Zahid Khasani menegaskan bahwa membangun zona integritas tidak cukup hanya dengan slogan atau pakta integritas di atas kertas. Diperlukan sebuah wadah nyata di mana nilai-nilai tersebut dapat dipraktekkan langsung tanpa pengawasan ketat.

“Kantin Kejujuran ini adalah wujud nyata dari budaya yang aplikatif. Di sini tidak ada penjaga toko atau kasir yang menagih pembayaran. Pembeli mengambil barang sendiri, menghitung total belanjaan sendiri, dan memasukkan uang serta mengambil kembalian sendiri dari kotak yang disediakan. Di sinilah hati nurani dan integritas seseorang benar-benar diuji,” ujarnya dalam rakor optimalisasi Kantin Kejujuran pada Kamis, (5/11/2026)

Dalam rakor ini, juga dibahas secara mendetail tentang desain kantin kejujuran dan pola pembelanjaannya. (LA/AK)