Banjarnegara (Humas) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandiraja menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi para calon pengantin (catin) di aula KUA Mandiraja, Rabu (26/8/2026). Pembekalan ini digelar sebagai upaya strategis Kementerian Agama dalam memperkuat fondasi keluarga serta menekan angka perselisihan dan perceraian di tingkat kecamatan.
Sebanyak 22 peserta catin tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian materi yang disampaikan secara komunikatif dan interaktif. Pembekalan tersebut menghadirkan narasumber dari unsur kesehatan serta keagamaan guna memberikan pandangan komprehensif terkait kehidupan berumah tangga.
Sinergi Kesehatan dan Fondasi Agama
Pemateri dari Puskesmas Mandiraja, Plenik, menegaskan pentingnya kesiapan fisik dan pengetahuan kesehatan reproduksi sebelum melangsungkan pernikahan. Dalam pemaparannya, ia menggarisbawahi peran vital calon ibu dan ayah dalam mencegah stunting sejak dini melalui pemenuhan gizi seimbang dan pola hidup sehat.
“Pemeriksaan kesehatan pra-nikah dan pemahaman reproduksi adalah modal awal untuk melahirkan generasi yang sehat dan cerdas. Catin harus paham betul pentingnya pencegahan stunting sejak perencanaan kehamilan,” tegas Plenik.
Sementara itu, Kepala KUA Mandiraja, Musobihin, memberikan orientasi keagamaan mengenai tata cara membangun keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah. Musobihin mengingatkan bahwa ikatan pernikahan adalah akad yang kuat (mitsaqan ghalizhan) yang menuntut komitmen, kesabaran, dan saling pengertian antar-pasangan.
“Bimwin bukan sekadar formalitas administratif, melainkan pembekalan substansial. Kami ingin para calon pengantin memahami hak dan kewajiban masing-masing, serta memiliki keterampilan mengelola konflik secara bijak berbasis nilai-nilai syariat Islam,” ujar Musobihin.
Komitmen Pelayanan Publik
Melalui edukasi lintas sektoral ini, KUA Mandiraja berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan bimbingan masyarakat Islam yang berdampak nyata. Diharapkan seluruh lulusan Bimwin ini siap secara mental, spiritual, dan fisik dalam mengarungi bahtera rumah tangga yang harmonis serta sejahtera.
