KUA Pandanarum dan Kalibening Terlibat Langsung dalam Penanganan Korban Longsor di Dusun Situkung Desa Pandanarum

Banjarnegara (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pandanarum bersama KUA Kalibening mengambil peran penting dalam penanganan korban meninggal akibat bencana tanah longsor yang melanda Dusun Situkung, Desa Pandanarum, pada Senin (17/01). Bencana ini menelan dua korban jiwa, yaitu Darti (30 tahun) dan Ibu Lewih (40 tahun).

Setelah dua hari pencarian intensif oleh tim SAR gabungan, kedua korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Proses evakuasi berjalan dengan penuh kehati-hatian mengingat material longsor yang cukup tebal dan kondisi medan yang sulit.

Sebagai bentuk pelayanan keagamaan dan kemanusiaan, KUA Pandanarum dan KUA Kalibening turun langsung melakukan rangkaian pemulasaran jenazah sesuai tuntunan syariat Islam. Proses tersebut meliputi memandikan, mengkafani, menshalati, dan menguburkan jenazah.

Dalam pelaksanaannya, tim dari KUA tidak bekerja sendiri. Mereka berkolaborasi dengan tenaga kesehatan yang memastikan aspek medis dan kebersihan terpenuhi selama pemulasaran. Sebelum proses tersebut dimulai, identifikasi jenazah dilakukan oleh petugas Polda Jawa Tengah untuk memastikan keakuratan data serta mengikuti prosedur penanganan bencana.

Sinergi antara KUA, tenaga kesehatan, SAR, dan kepolisian menjadi bukti kuatnya kerja sama antarinstansi dalam menangani musibah ini. Kehadiran KUA di tengah masyarakat pada situasi darurat seperti ini menunjukkan komitmen pelayanan yang tidak hanya administratif, tetapi juga bernilai sosial dan spiritual.

Semoga almarhumah Darti dan Lewih mendapat tempat terbaik di sisi Allah Swt., dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan. KUA Pandanarum dan Kalibening menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini. 

(ev/ azd)

Skip to content