KUA Pandanarum Perkuat Fondasi Akidah Anak Usia Dini melalui Pembinaan Keagamaan

Banjarnegara (Humas) – Penguatan akidah sejak usia dini menjadi salah satu langkah strategis dalam membentuk generasi muslim yang memiliki keimanan kokoh dan berakhlak mulia. Dalam upaya mendukung pembinaan generasi tersebut, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pandanarum terus berkontribusi melalui layanan bimbingan dan penyuluhan keagamaan yang menyasar anak-anak di lembaga pendidikan keagamaan. (2/11/2026)

Salah satu bentuk kontribusi tersebut diwujudkan melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan di TPQ At-Taqwa Dusun Getas, Desa Pringamba, Kecamatan Pandanarum. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB ini menjadi bagian dari upaya penguatan pemahaman dasar keislaman bagi santri usia dini.

Dalam kegiatan tersebut, materi pembelajaran difokuskan pada dua kalimat syahadat sebagai fondasi utama akidah Islam. Pembinaan dilaksanakan oleh Efatun Vaizah yaitu Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Pandanarum, dengan pendekatan sederhana dan komunikatif agar materi dapat dipahami sesuai tingkat perkembangan anak.

Para santri tidak hanya diajak menghafalkan dua kalimat syahadat, tetapi juga memahami makna yang terkandung di dalamnya. Syahadat pertama mengajarkan keyakinan bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah SWT, sedangkan syahadat kedua menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan utusan Allah.

Penguatan pemahaman akidah tersebut menjadi penting agar anak-anak tidak hanya mengenal ajaran Islam melalui hafalan, tetapi juga memiliki dasar keyakinan yang dapat ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Para santri diberikan contoh pengamalan sederhana, seperti membiasakan berdoa kepada Allah SWT, melaksanakan salat, berkata jujur, menghormati orang tua, menyayangi teman, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW.

TPQ sebagai lembaga pendidikan keagamaan nonformal memiliki peran penting dalam mendukung pembentukan karakter dan fondasi keislaman anak. Melalui sinergi antara KUA dan lembaga pendidikan keagamaan di masyarakat, pembinaan akidah diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi perkembangan spiritual generasi muda.

Pelaksanaan kegiatan kali ini menghadapi tantangan berupa hujan dengan intensitas cukup lebat di wilayah Getas dan sekitarnya. Kondisi tersebut menyebabkan jumlah santri yang hadir tidak sebanyak biasanya. Meski demikian, kegiatan bimbingan tetap berlangsung sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pendampingan keagamaan kepada anak-anak.

“Tidak masalah berapa pun santri yang hadir. Selama masih ada anak-anak yang datang dan ingin belajar agama, kita tetap harus memberikan yang terbaik. Kita tidak pernah tahu, mungkin dari beberapa anak yang hadir hari ini akan tumbuh generasi yang kelak menjadi pribadi saleh, mencintai Al-Qur’an, dan membawa kebaikan bagi lingkungannya,” ungkap Efatun Vaizah.

Melalui pembinaan keagamaan yang dilaksanakan di lembaga pendidikan Al-Qur’an, KUA Kecamatan Pandanarum diharapkan dapat terus berkontribusi dalam memperkuat pendidikan akidah anak usia dini. Upaya ini menjadi bagian penting dalam membangun generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami dasar keimanan, mengamalkan ajaran Islam, serta tumbuh dengan karakter dan akhlak yang baik.

Penguatan akidah sejak dini merupakan investasi pendidikan keagamaan jangka panjang bagi masyarakat. Dengan kolaborasi antara KUA, lembaga pendidikan keagamaan, dan lingkungan keluarga, fondasi keimanan anak-anak di Kecamatan Pandanarum diharapkan semakin kuat sebagai bekal menghadapi perkembangan zaman. 

(ev/azd)