Banjarnegara (Humas) -Kantor Urusan Agama Kecamatan Punggelan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin di Balai Nikah KUA Punggelan pada Senin (9/3). Kegiatan ini diikuti oleh calon pengantin yang akan melaksanakan pernikahan di bulan Maret.
Kepala KUA Punggelan, Irfan Sulastono, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada para peserta sekaligus menegaskan pentingnya pembekalan sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.
“Melalui kegiatan Bimwin ini kami berharap para calon pengantin memperoleh bekal yang cukup untuk membangun rumah tangga yang kokoh. Salah satu tujuan utama kegiatan ini adalah menekan angka perceraian di masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan dua penyuluh agama Islam sekaligus fasilitator Bimwin, yaitu Yani Itsanwati dan Syu’bi Nurdiyanti.
Dalam penyampaian materinya, Yani Itsanwati menekankan pentingnya fondasi keluarga yang kuat sebagai kunci keharmonisan rumah tangga.
“Ada lima pilar keluarga sakinah yang perlu dipahami dan diamalkan oleh pasangan suami istri agar rumah tangga tetap harmonis dan penuh keberkahan,” jelasnya.
Sementara itu, Syu’bi Nurdiyanti menyoroti pentingnya kesiapan pasangan dalam mengelola kehidupan keluarga, termasuk dalam hal membangun generasi yang baik dan pengelolaan keuangan rumah tangga.
“Keluarga yang baik bukan hanya mampu melahirkan generasi berkualitas, tetapi juga harus bijak dalam mengelola keuangan, sehingga kehidupan rumah tangga dapat berjalan seimbang dan harmonis,” tuturnya.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta aktif bertanya serta berbagi pengalaman dan pandangan, sehingga materi yang disampaikan terasa semakin dekat dengan realitas kehidupan mereka.
Salah satu peserta mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi calon pengantin.
“Materi yang diberikan sangat bermanfaat. Kami merasa lebih siap untuk menghadapi kehidupan berumah tangga,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, KUA Punggelan berharap para calon pengantin dapat membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah, serta mampu melahirkan generasi penerus yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.
(SNi/azd)







