Langkah Awal Menuju Era Digital, Siswa MIFABARA Belajar Coding Dasar Melalui LKPD Bersama Nani

Banjarnegara – Suasana kelas 5 MI Al Fatah Parakancanggah-Banjarnegara (MIFABARA) tampak berbeda pada Sabtu, 12/10. Di bawah bimbingan Nani selaku wali kelas, siswi-siswi belajar coding dasar — namun bukan dengan komputer, melainkan menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang kreatif dan menarik.

Pembelajaran coding adalah suatu proses yang mengajarkan anak-anak cara menyusun instruksi untuk komputer agar dapat menjalankan tugas tertentu. Berbeda dengan anggapan umum, coding tidak hanya berfokus pada penulisan kode program yang rumit, tetapi lebih kepada pengembangan pola pikir komputasional, yaitu pendekatan sistematis dalam menyelesaikan masalah.

Pada jenjang pendidikan dasar, pengajaran coding tidak secara langsung melibatkan bahasa pemrograman yang rumit seperti Python atau Java. namun untuk memperkenalkan konsep-konsep dasar melalui kegiatan yang menyenangkan.

Melalui media LKPD sederhana ini, Nani mengenalkan konsep dasar coding.

“Coding sebenarnya bukan hanya soal komputer. Lebih dari itu, coding mengajarkan bagaimana anak-anak berpikir logis, sistematis, dan teratur dalam memecahkan masalah. Dengan LKPD ini, mereka bisa belajar tanpa harus menatap layar,” terang Nani saat ditemui di sela kegiatan.

Kegiatan ini menjadi salah satu inovasi pembelajaran numerasi di MIFABARA. Melalui latihan logika perintah, anak-anak berlatih memahami pola, menghitung langkah, dan memperkirakan hasil dari setiap instruksi yang mereka buat. “Kemampuan numerasi tidak hanya tentang angka, tetapi tentang cara berpikir. Coding membantu mereka berpikir sebab-akibat dan melatih ketelitian,” tambahnya.

Salah satu siswa, Agasya, tampak bersemangat menunjukkan hasil pekerjaannya. “Awalnya saya kira coding itu susah, tapi ternyata seru! Saya bisa menyusun perintah supaya karakter di LKPD berjalan sesuai arah. Rasanya seperti jadi pembuat robot,” ujarnya sambil tersenyum bangga.

Kepala Madrasah Durotun Nafisah. mengapresiasi langkah kreatif ini. “Madrasah perlu menyiapkan generasi yang tidak hanya berakhlak baik, tetapi juga siap menghadapi tantangan zaman. Pembelajaran coding dasar ini adalah langkah awal menuju madrasah digital. Insyaallah ke depan akan kami lengkapi dengan komputer dan perangkat pendukung lainnya,” tuturnya penuh semangat.

Dengan kegiatan ini, MIFABARA kembali membuktikan bahwa inovasi tidak harus mahal. Dari lembar kerja sederhana, lahirlah pembelajaran yang mengasah logika, numerasi, dan kreativitas anak-anak madrasah. Langkah kecil hari ini menjadi pondasi kuat menuju generasi masa depan yang cerdas, terampil, dan berkarakter.(nas)

Skip to content