Banjarnegara – Gelora Literasi Ramadhan di MIFABARA terus menghadirkan gagasan segar dari para siswa. Pada hari ketujuh, Areta, siswi kelas 5D, menuliskan refleksi inspiratif dengan tema unik: “Semoga Ramadhan Menjadi AI (Amal Intensif) untuk Meningkatkan Value Diri.” Menggabungkan istilah modern dengan makna spiritual, Areta mengajak pembaca melihat Ramadhan sebagai masa peningkatan kualitas diri yang sesungguhnya.(25/2)
Dalam tulisannya, Areta menjelaskan bahwa di era sekarang, istilah AI sering diartikan sebagai Artificial Intelligence. Namun baginya, Ramadhan adalah momentum menghadirkan “AI” versi hati, yakni Amal Intensif. “Kalau teknologi punya kecerdasan buatan, maka Ramadhan harus melahirkan kecerdasan keimanan,” tulisnya penuh makna. Ia mengajak teman-temannya memperbanyak ibadah, memperhalus akhlak, dan memperkuat kepedulian sosial selama bulan suci.
Menurut Areta, value diri bukan ditentukan oleh seberapa populer seseorang di media sosial, melainkan seberapa besar manfaatnya bagi sesama. Ia menuliskan, “Ramadhan adalah waktu terbaik untuk menaikkan value diri di hadapan Allah SWT. Dengan shalat yang lebih khusyuk, sedekah yang lebih tulus, dan lisan yang lebih terjaga, kita sedang memperbaiki kualitas jiwa.”
Wali kelas 5D mengapresiasi kreativitas Areta dalam memilih tema. “Areta mampu memadukan istilah kekinian dengan pesan ruhani yang dalam. Ini menunjukkan bahwa literasi membentuk pola pikir yang kritis sekaligus reflektif,” ungkapnya.
Kepala Madrasah MIFABARA, Durotun Nafisah, juga menyampaikan pandangannya. “Ramadhan memang seharusnya menjadi bulan peningkatan amal. Apa yang ditulis Areta mengingatkan kita semua bahwa peningkatan kualitas diri harus dilakukan secara intensif dan konsisten,” tuturnya.
Salah satu orang tua siswa menambahkan, “Kami bangga anak-anak bisa memaknai Ramadhan dengan cara yang kreatif seperti ini. Semoga mereka benar-benar mengamalkan apa yang ditulis.”
Melalui literasi hari ketujuh ini, Areta menegaskan bahwa Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi tentang proses peningkatan nilai diri di hadapan Sang Pencipta. Jika teknologi terus berkembang dan melakukan pembaruan, maka manusia pun harus terus bertumbuh dalam amal dan akhlak. Semoga Ramadhan benar-benar menjadi AI (Amal Intensif) yang mengangkat derajat dan memuliakan hati setiap insan. (nas)
