Ramadhan di MIFABARA: Menyemai Cahaya Iman, Menguatkan Hafalan, dan Menggema dalam Syi’ar Digital

Banjarnegara – Bulan suci Ramadhan 1447 H disambut penuh khidmat oleh keluarga besar MI Al Fatah Parakancanggah Banjarnegara (MIFABARA). Sejak pagi, suasana madrasah telah dipenuhi lantunan doa dan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang mengalun lembut, menandai dimulainya rangkaian kegiatan Ramadhan yang sarat makna dan pembinaan ruhani.(24/2)

Setiap hari, kegiatan diawali dengan sholat Dhuha berjamaah. Dalam barisan yang rapi dan hati yang khusyuk, para siswa menengadahkan tangan, memohon keberkahan ilmu dan kemudahan dalam menggapai cita-cita. Usai sholat Dhuha, kegiatan dilanjutkan dengan muroja’ah hafalan bersama. Ayat demi ayat dilantunkan, memperkuat ingatan sekaligus meneguhkan kecintaan kepada Al-Qur’an.

Program percepatan tahfidz dan qiroati menjadi salah satu fokus utama selama Ramadhan. Para guru dengan sabar membimbing siswa memperbaiki makhraj, tajwid, serta kelancaran bacaan. “Ramadhan adalah momentum emas untuk meningkatkan kualitas hafalan. Anak-anak kami dorong agar tidak hanya menambah, tetapi juga menjaga hafalan dengan disiplin,” ungkap salah satu guru tahfidz.

Menjelang siang, suasana semakin syahdu dengan tadarus bersama di setiap kelas. Lantunan ayat suci terdengar bersahutan, menghadirkan ketenangan yang menyejukkan hati. Kegiatan ditutup dengan sholat Dzuhur berjamaah, memperkuat kebersamaan sekaligus melatih kedisiplinan ibadah.

Tak hanya itu, setiap jenjang juga mendapatkan tausiyah khusus yang disesuaikan dengan usia dan pemahaman siswa. Materi yang disampaikan mencakup keutamaan puasa, adab menjaga lisan, hingga pentingnya berbakti kepada orang tua. “Kami ingin Ramadhan ini benar-benar membekas dalam hati anak-anak, bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi pembentuk karakter,” tutur Kepala Madrasah.

Menariknya, semangat Ramadhan di MIFABARA juga digaungkan melalui media sosial. Bidang literasi menghadirkan tulisan-tulisan inspiratif karya siswa, sementara bidang dakwah membagikan pesan-pesan kebaikan dan dokumentasi kegiatan sebagai bentuk syi’ar digital.

Ramadhan di MIFABARA bukan hanya tentang rangkaian kegiatan, tetapi tentang menanamkan nilai, membiasakan ibadah, serta menumbuhkan generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, dan siap menjadi cahaya di tengah masyarakat.(nas)