Madtsansa Raih Runner-Up di Ajang Clash of Financial Genius 2025

Banjarnegara (Humas) – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa MTs Negeri 1 Banjarnegara. Kali ini, tim yang diwakili oleh Gaharu (kelas 9C) dan Ifidha (kelas 9D) berhasil meraih posisi runner-up dalam ajang Clash of Financial Genius 2025 tingkat Kabupaten Banjarnegara. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Kantor OJK Purwokerto pada Senin (11/8) di SMP Negeri 2 Bawang, sebagai bagian dari rangkaian program OJK Goes to School  2025.

Acara dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan penyelenggaraan, serta sambutan dari Kepala OJK Purwokerto dan Bupati Banjarnegara. Dalam momen tersebut, Bupati Amalia Desiana juga secara simbolis menyerahkan beasiswa Simpanan Pelajar kepada sejumlah siswa, salah satunya Tirta Arum, siswi kelas 9D MTs Negeri 1 Banjarnegara.

Lomba Clash of Financial Genius sendiri menguji keterampilan dan pengetahuan peserta terkait literasi keuangan, mengenal OJK dan Industri Jasa Keuangan (IJK), serta materi pembelajaran dari Learning Management System OJK. Peserta menjawab soal melalui platform Kahoot! dalam dua babak: seleksi 50 besar dan seleksi 10 besar, untuk kemudian menentukan peringkat akhir.

Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, dalam sambutannya menekankan pentingnya literasi keuangan sejak dini.

 “Generasi muda harus memahami cara mengelola keuangan yang sehat. Pengetahuan ini bukan hanya untuk masa sekolah, tetapi menjadi bekal hidup di masa depan. Kami mengapresiasi OJK yang telah menghadirkan program ini, serta sekolah-sekolah yang mempersiapkan siswa dengan baik,” ujarnya.

Wakil Kepala Urusan Kesiswaan, Ikhsanudin, yang turut mendampingi tim, mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian tersebut.

“Gaharu dan Ifidha sudah berjuang maksimal. Materi lomba memang tidak ringan, tetapi mereka mampu menguasai hingga babak akhir dan meraih posisi kedua. Ini membuktikan bahwa siswa Madtsansa mampu bersaing dalam ajang tingkat kabupaten,” ungkapnya.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan hanya soal juara, tetapi juga bukti kualitas pendidikan karakter dan kompetensi siswa.

“Kami selalu mendorong siswa untuk mengikuti berbagai ajang kompetisi, termasuk di bidang literasi keuangan. Prestasi ini membanggakan sekaligus memotivasi seluruh siswa agar terus belajar dan berani mengambil tantangan,” kata Yatiman.

Gaharu, salah satu anggota tim, mengaku senang bisa mewakili madrasah dan mendapatkan pengalaman berharga.

“Soalnya cukup sulit, terutama yang terkait istilah-istilah di bidang keuangan. Tapi kami sudah mempersiapkan diri dengan belajar dari buku literasi keuangan dan modul LMS OJK,” ujarnya.

Ifida menambahkan bahwa dukungan dari madrasah dan pembimbing menjadi kunci keberhasilan mereka.

“Kami dibimbing untuk tidak hanya menghafal materi, tetapi juga memahami konsepnya. Alhamdulillah, meskipun belum juara pertama, kami tetap bangga,” tuturnya.

Dalam ajang ini, juara pertama diraih oleh perwakilan SMP Negeri 1 Wanadadi. Dengan hasil tersebut, SMP Negeri 1 Wanadadi akan mewakili Kabupaten Banjarnegara di babak selanjutnya yang akan digelar di Kantor OJK Purwokerto pada 22 Agustus 2025.

Selain lomba, program OJK Goes to School juga memberikan edukasi keuangan kepada siswa. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya menabung sejak dini, mengenal berbagai produk jasa keuangan, serta menghindari praktik pinjaman ilegal. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran literasi keuangan di kalangan pelajar, sejalan dengan program nasional peningkatan inklusi keuangan.

Prestasi Gaharu dan Ifidha menjadi salah satu bukti bahwa siswa MTs Negeri 1 Banjarnegara memiliki potensi besar di berbagai bidang. Dengan kerja keras, dukungan guru, dan semangat belajar, Madtsansa optimis akan terus mencetak prestasi di tingkat lokal maupun nasional. (Lin/La)

Skip to content