Banjarnegara (Humas) — Alif Helmi Saputra, Penyuluh Agama Islam KUA Punggelan mengikuti Seleksi Calon Pendamping Mustahik Produktif yang diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Tengah di Hotel Atria Magelang (25/11). Kegiatan yang berlangsung di Magelang ini diikuti oleh para peserta dari berbagai kabupaten/kota yang siap berkhidmat dalam program pemberdayaan mustahik di wilayah masing-masing.
Dalam pelaksanaannya, seleksi mencakup Tes Kompetensi Dasar (TKD) yang menguji pemahaman peserta terkait zakat, fikih dasar, pemberdayaan ekonomi, serta wawasan kelembagaan BAZNAS. Setelah itu, peserta menjalani wawancara untuk menilai komitmen, kemampuan komunikasi, pengalaman pemberdayaan, dan kesiapan menjadi pendamping mustahik produktif.

Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, KH. Ahmad Darodji, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendamping memiliki peran strategis dalam memastikan keberhasilan program ekonomi umat.
“Pendamping mustahik bukan sekadar mengantarkan bantuan, tetapi mendampingi, mengarahkan, dan menumbuhkan kemandirian. Kita membutuhkan sosok yang berintegritas, berempati, dan benar-benar siap berkhidmat untuk umat,” ungkapnya.
Beliau juga menekankan bahwa kualitas pendamping sangat menentukan keberhasilan program pemberdayaan.
“Jika para pendamping bekerja dengan hati dan penuh dedikasi, InsyaAllah mustahik akan naik kelas, dan manfaat zakat akan semakin luas dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Dengan mengikuti tahapan seleksi ini, Alif Helmi Saputra berharap dapat berkontribusi langsung dalam mendampingi mustahik produktif serta turut memperkuat upaya BAZNAS Jawa Tengah dalam membangun kemandirian ekonomi umat.







