Banjarnegara (Humas) – Refleksi merupakan proses introspeksi diri dimana seseorang dapat merenungkan, memikirkan, serta mengevaluasi pengalaman, tindakan, atau peristiwa yang telah terjadi dalam kehidupannya. Dalam dunia pendidikan pun kegiatan refleksi kerap dilakukan. Seperti halnya kelas 5B dari MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo yang melakukan kegiatan refleksi setelah libur akhir pekan dan disambut dengan antusias oleh siswa-siswi kelas 5B. (20/1)
Wali kelas 5B, Farida Fitriana mengatakan bahwa kegiatan refleksi ini menggunakan media Flip book refleksi dan Paper Rainbow of Hope sebagai medianya. Dimana dalam Flip book ini berisi pertanyaan mengenai perasaan siswa saat belajar di semester satu, harapan di semester dua, hal yang harus ditinggalkan di semester satu dan yang harus ditingkatkan di semester dua serta harapan-harapan disemester dua.
“Medianya itu flip book refleksi, anak dibagikan kertas, yang disitu ada tulisan flip book refleksi ada terkait perasaannya, harapannya, hal-hal yang harus ditinggalkan di semseter satu, hal-hal yang harus ditingkatkan di semester dua, kemudian paper rainbow of hope, dimana kemudia anak menulis harapan-harapan di semseter dua dalam paper rainbow, setelah itu anak menempel di papan yangsudah disediakan” ujar Farida.
Kegiatan ini pun dilakukan bukan tanpa alasan. Farida mengatakan jika kegiatan refleksi ini bertujuan untuk mengevaluasi siswa agar menjadi peserta didik yang lebih baik lagi.
“Mengevaluasi peserta didik untuk bisa menjadi pribadi yang lebih baik dari semester satu, seperti akhlakul karimah anak-anak dan terkiat KBM anak jadi lebih semangat yang kemudian ber-ending pada hasil nilai anak-anak biar ada perubahan, peningkatan dan pertahankan.” ucap Farida.
Adanya refleksi diri ini pun tidak semata-mata untuk mengevaluasi peserta didik saja. Namun, juga untuk menumbuhkan motivasi, meningkatkan kesadaran diri dan meningkatkan semangat belajar siswa agar menjadi lebih baik lagi. Farida pun mengatakan bahwa kegiatan ini sangat efektif. Selain untuk memotivasi anak dalam pembelajaran, guru-guru juga dapat mengetahui cara belajar yang diharapkan oleh peserta didiknya.
Setelah mengadakan refleksi, Farida berharap anak-anak bisa lebih bertanggung jawab pada setiap tindakannya dan dapat mewujudkan harapan-harapan yang sudah dituliskan dalam flip book refleksi. (rn/la)
