Meriah! Lomba Mars Majelis Taklim di Masjid As Shadiqin Kutayasa, Perekat NKRI dan Silaturrahim

Banjarnegara (Humas) – Dalam semangat mempererat ukhuwah islamiyah dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), para Penyuluh Agama Islam Kecamatan Madukara bekerja sama dengan Majelis Taklim Assholihah sukses menggelar lomba mars yang berlangsung meriah di Masjid As Shadiqin, Desa Kutayasa, Selasa (16/9).

Acara bertema “Dalam Menjaga NKRI dan Merawat Silaturrahim antar Majelis Taklim” ini diikuti oleh tujuh peserta dari berbagai desa dan kelurahan, yakni: Ibu-Ibu Kepala Desa, Desa Kaliurip, Kutayasa, Rakitan, Petambakan, Penawangan, dan Kelurahan Kenteng.

Dalam sambutan yang disampaikan oleh perwakilan Camat Madukara, Bapak Arifin, ia menekankan pentingnya kegiatan seperti ini dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kegiatan seperti ini tidak hanya menanamkan semangat nasionalisme, tetapi juga menjadi wadah mempererat tali silaturrahim antar majelis taklim di wilayah Madukara,” ujar Bapak Arifin.

Sementara itu, Ketua Panitia Siti Musyarofah mengungkapkan rasa syukurnya atas antusiasme peserta dan dukungan berbagai pihak, sehingga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan semarak.

 “Alhamdulillah, meskipun dengan persiapan terbatas, para peserta tampil luar biasa. Ini bukti bahwa perempuan dan majelis taklim memiliki peran penting dalam menjaga harmoni sosial dan cinta tanah air,” tutur Siti.

Lomba mars yang mempertandingkan dua lagu, yakni “Indonesia Raya” dan “Syubbanul Wathon”, dinilai oleh tiga dewan juri berkompeten: Bapak Kyai Munir, Ibu Ummu Rosidah, dan Bu Wahyu.

Setelah penilaian ketat, diumumkan para pemenang:

Juara 1: Desa Kutayasa

Juara 2: Desa Penawangan

Juara 3: Kelurahan Kenteng

Para pemenang menerima total hadiah sebesar 19 juta rupiah, yang secara simbolis diserahkan oleh Kepala KUA Madukara.

Kegiatan ini ditutup dengan ramah tamah dan harapan agar acara serupa dapat terus berlanjut sebagai sarana dakwah, pendidikan, dan penguatan nilai kebangsaan melalui jalur keagamaan. (wk, azd)

Skip to content