MIMAU IKUTI KHOTMIL DAN REKOR MURI MINUM DAWET AYU DALAM RANGKA HARI JADI KABUPATEN BANJARNEGARA KE-455

Banjarnegara – Dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Banjarnegara ke-455, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara menyelenggarakan khotmil qur’an dan pemecahan rekor muri minum dawet ayu sebanyak 45.500 gelas siap disediakan, pada Kamis (26/2/2026) sore. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Banjarnegara serta elemen lembaga termasuk MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU) yang ikut serta kegiatan tersebut.

MIMAU mengikutsertakan 4 guru untuk hadir diacara tersebut. Acara diawali dengan khotmil qur’an dibaca 1 juz untuk 2 orang dan sembari menunggu waktu berbuka puasa. Terlihat yang hadir di Alun-Alun dan guru MIMAU yang hadir begitu khidmat melantunkan ayat suci Al-Qur’an.

Setelah khotmil qur’an, sambutan dari Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana yang menyampaikan kegiatan dilaksanakan serentak, bukan hanya di Alun-Alun saja namun tersebar di 20 kecamatan.

“Apresiasi kepada seluruh elemen, masyarakat yang ikut menyukseskan khotmil dan rekor muri ini. Alhamdulillah, tadi sudah disaksikan secara daring yang hadir tidak hanya di Alu-Alun tapi juga di 20 kecamatan wilayah Kabupaten Banjarnegara,” ungkapnya.

Sementara itu, MIMAU ikut serta bagian acara tersebut mulai dari khotmil qur’an sampai rekor muri minum dawet terbanyak yaitu 45.500 gelas untuk seluruh masyarakat. Disamping itu acara ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi Banjarnegara melalui minuman khasnya yaitu dawet ayu.

Lanjut, adzan maghrib berkumandang waktunya berbuka, seluruh masyarakat Banjarnegara serentak minum dawet sebanyak 45.500 gelas sebagai catatan rekor muri. Tampak masyarakat Banjarnegara sangat menikmati kesegaran dawet ayu yang menyegarkan dan guru MIMAU yang hadir juga antusias menikmati dawet yang segar dan manis di sekitaran Alun-Alun Banjarnegara. Kegiatan ini tercatat sebagai rekor muri dengan peserta terbanyak minum dawet ayu.

Susrianti, guru MIMAU menyampaikan acara ini berjalan lancar dari awal hingga akhir, acara ini sebagai momen memajukan Banjarnegara dengan meningkatkan produk dawet ayu dan juga memanjatkan doa melalui khotmil qur’an.

“Acara ini berjalan lancar disuasana sore yang terang, acara ini sebagai momen memajukan Banjarnegara dengan meningkatkan produk dawet khas kita sebagai nilai ekonomi dan juga kita berdoa dengan melantunkan ayat suci dengan khotmil Al-Qur’an,” ungkapnya. (RF).