MTs N 2 Banjarnegara Luncurkan P5RA “Democratic in Voice”: Siswa Siap Menyalurkan Aspirasi

Banjarnegara – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs N) 2 Banjarnegara secara resmi meluncurkan program Proyek Penguatan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P5RA) dengan tema “Democratic in Voice” atau “Suara Demokrasi”. Acara peluncuran yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh seluruh siswa, guru, staf madrasah. Program ini dirancang untuk memberdayakan siswa dalam menyalurkan aspirasi mereka secara demokratis dan bertanggung jawab.

Wakil Kepala urusan kurikulum MTs N 2 Banjarnegara, Bapak Wangid Sunandar, S.Ag., dalam sambutannya menekankan pentingnya program “Democratic in Voice” atau “Suara Demokrasi”   sebagai wadah bagi siswa untuk belajar berdemokrasi sejak dini. “Melalui P5RA ini, kami ingin membekali siswa dengan keterampilan berpikir kritis, berargumentasi, dan menghargai perbedaan pendapat,” ujar Bapak Wangid Sunandar. “Ini adalah langkah konkret kami untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter rahmatan lil alamin, yaitu menjadi teladan yang membawa kebaikan bagi lingkungan dan masyarakat.”

Program “Democratic in Voice” atau “Suara Demokrasi”  akan dilaksanakan melalui serangkaian kegiatan interaktif, seperti forum diskusi, simulasi pemilihan, debat, serta sesi “curhat” atau penyampaian aspirasi secara langsung kepada pihak madrasah. Siswa akan diajak untuk mengidentifikasi masalah di lingkungan madrasah, mencari solusi bersama, dan menyampaikan usulan-usulan konstruktif.

Salah satu siswa, Brilliana Luthfi Nadhiifa (kelas IX A), mengungkapkan antusiasmenya terhadap program ini. “Saya senang sekali dengan adanya ‘Democratic in Voice’ ini. Kami jadi punya kesempatan untuk menyampaikan ide-ide kami, dan kami merasa suara kami didengar,” kata Anisa dengan senyum sumringah. Senada dengan Brilliana, Ardis Aribawa (kelas VIIIJ) berharap program ini dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara siswa dan pihak madrasah.

Guru koordinator P5RA, Bapak Moh.Yasin, S.Pd.I., menambahkan bahwa program ini akan diintegrasikan ke dalam kurikulum dan kegiatan agenda yang ada di madrasah. “Kami telah menyiapkan modul dan panduan yang komprehensif untuk memastikan setiap siswa dapat berpartisipasi aktif. Kami juga akan melibatkan mentor dari kalangan guru untuk membimbing siswa dalam setiap tahapan program,” jelas Bapak Moh.Yasin.

Peluncuran P5RA “Democratic in Voice” atau “Suara Demokrasi”  ini merupakan bagian dari komitmen MTs N 2 Banjarnegara untuk mewujudkan madrasah yang inklusif, partisipatif, dan inovatif. Diharapkan, program ini tidak hanya meningkatkan partisipasi siswa dalam pengambilan keputusan di madrasah, tetapi juga mempersiapkan mereka menjadi warga negara yang bertanggung jawab dan mampu berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.(ew)