Banjarnegara (Humas) – MTsN 3 Banjarnegara berhasil meraih peringkat II dalam penghargaan sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Banjarnegara Tahun 2024. Penghargaan tersebut diberikan saat Upacara Hari KORPRI ke-53 yang bertempat di alun-alun Kabupaten Banjarnegara oleh PJ Bupati Banjarnegara. ( 29/11 ).
PJ Bupati Banjarnegara, Muhamad Masrofi menyampaikan selamat kepada MTsN 3 Banjarnegara atas penghargaan yang telah diraih kali ini, semoga ini bisa menjadi motivasi untuk tetap semangat menjaga dan melaksanakan budaya berbasis lingkungan di sekolah.
“ Selamat kepada MTs N 3 Banjarnegara atas capaian ini semoga bisa menjadi pemicu untuk tetap semangat menjaga dan melaksanakan apa yang sudah menjadi tujuan Adiwiyata sebelumnya. Sukses milik mereka yang mau memperjuangkannya. Saya yakin perjalanan MTs N 3 Banjarnegara menuju sekolah Adiwiyata tidaklah mudah. Tapi berkat komitmen seluruh warga sekolah yang terjalin solid terwujudlah penghargaan ini ,” terangnya.
Natir selaku Kepala MTsN 3 Banjarnegara merasa sangat bersyukur dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Banjarnegara atas penghargaan Adiwiyata ini. Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah terlibat atas pencapaian ini.
“Saya merasa sangat bersyukur dan terima kasih yang tak terhingga kepada Pemerintah Kabupaten Banjarnegara atas penghargaan dan apresiasi yang telah diberikan kepada MTs N 3 Banjarnegara. Harapannya dengan penghargaan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat sekitar untuk menyadari bahwa lingkungan yang hijau adalah lingkungan yang sehat. Terima kasih juga kami sampaikan kepada semua pihak yang telah terlibat dalam pencapaian ini. Semoga MTs N 3 Banjarnegara dapat meraih penghargaan sekolah Adiwiyata di tingkat yang lebih tinggi” , ujarnya.
Sementara itu, Salahudin sebagai Koordinator tim menyampaikan, sudah menyiapkan proses menuju sekolah Adiwiyata kurang lebih 1 tahun. Berkat kerja sama yang dilakukan oleh kepala madrasah didukung dari berbagai pihak sehingga mampu meraih penghargaan ini.
“Berbagai upaya, langkah – langkah yang strategis, juga bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mewujudkan sekolah Adiwiyata ini sudah kami lakukan. Alhamdulillah, usaha memang tidak mengkhianati hasil. Sejatinya penghargaan ini sebagai langkah awal kami untuk tetap menjaga sekolah yang peduli terhadap lingkungan,“ jelasnya.
Beberapa langkah yang dilakukan dalam proses menuju Sekolah Adiwiyata :
- melakukan kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) Kabupaten Banjarnegara guna mendapat penjelasan terkait sekolah Adiwiyata.
- Memasukan materi terkait lingkungan dalam modul ajar di setiap mata pelajaran.
- Melaksanakan lomba kebersihan kelas dan lingkungannya secara rutin.
- Membudayakan hidup bersih dan buang sampah pada tempatnya kepada seluruh warga madrasah.
- Menggalakan siswa untuk menanam pohon dan Tanaman Obat Keluarga ( TOGA ) baik menanam langsung di tanah, tabulampot ataupun dengan hidroponik.
“Kami akan tetap berusaha untuk mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan melalui tata kelola yang baik untuk mendukung lingkungan madrasah yang aman dan sehat sebagaimana yang menjadi ikon madrasah kami,“ pungkasnya. (fn)







