P5RA Madtsansa: Meriah, 30 Kelas Tampilkan Yel-Yel Kampanye Hidup Sehat dengan Herbal

Banjarnegara (Humas) – Lapangan indoor MTs Negeri 1 Banjarnegara tampak riuh dan penuh semangat pada Sabtu (27/9). Sebanyak 30 kelas menampilkan aksi yel-yel kampanye hidup sehat dengan herbal sebagai bagian dari penilaian alur Aktivitas 1 dalam proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil ‘Alamin (P5RA). Kegiatan yang mengusung tema “Sehat Bersama Herbal” ini menjadi ajang unjuk kreativitas sekaligus sarana edukasi kesehatan bagi seluruh siswa.

Setiap kelas menampilkan yel-yel berdurasi antara dua hingga lima menit sesuai nomor undian yang telah ditentukan panitia. Minimal 15 siswa dari masing-masing kelas ikut terlibat aktif dalam penampilan mereka. Beragam kostum kreatif, gerakan kompak, dan teriakan penuh semangat mewarnai jalannya acara sejak pagi hingga siang hari.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh siswa dan guru pendamping.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar lomba yel-yel, tetapi juga sarana pembelajaran karakter. Anak-anak belajar bekerja sama, percaya diri, dan yang terpenting memahami pentingnya menjaga kesehatan dengan bahan-bahan alami,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa gaya hidup sehat harus ditanamkan sejak dini agar menjadi kebiasaan hingga dewasa.

Ketua P5RA Madtsansa, Asih Wijayanti, turut menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme seluruh kelas.

“Dari 30 kelas yang tampil hari ini, kami melihat ide-ide luar biasa. Ada yang membuat pantun, ada yang menambahkan gerakan senam ringan, bahkan ada yang membuat properti sederhana untuk memperkuat pesan mereka. Ini menunjukkan bahwa siswa mampu berinovasi dan menyampaikan pesan dengan cara yang menyenangkan,” jelasnya.

Untuk menjaga objektivitas, panitia menghadirkan tiga tim penilai yang terdiri dari guru-guru berpengalaman. Salah satunya adalah Hj. Amri Inayati yang menilai aspek kreativitas dan pesan kesehatan.

“Kami memberikan penilaian berdasarkan empat aspek, yaitu kekompakan, kreativitas, kesesuaian pesan dengan tema, dan durasi. Secara umum, hampir semua kelas tampil dengan maksimal. Ada kelas yang pesannya sangat menyentuh, mengajak teman-teman untuk gemar minum jamu, makan sayur, dan berolahraga,” tutur Amri.

Tidak hanya guru, siswa pun turut memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan ini. Garuda, siswa kelas 9D yang ikut tampil, mengaku bangga bisa menjadi bagian dari lomba yel-yel tersebut.

“Kami menyiapkan yel-yel ini sejak seminggu yang lalu. Awalnya agak grogi tampil di depan banyak orang, tapi ternyata seru sekali. Semoga pesan kami tentang manfaat minum wedang jahe dan menjaga pola makan sehat bisa menginspirasi teman-teman,” katanya.

Sementara itu, Shafa dari kelas 8C merasa kegiatan ini membuat hubungan antarkelompok di kelasnya semakin solid.

“Kami jadi lebih kompak karena harus latihan bersama. Selain itu, saya jadi lebih paham bahwa tanaman herbal itu banyak manfaatnya. Nenek saya sering membuat ramuan dari kunyit dan jahe, sekarang saya jadi tahu alasannya karena memang baik untuk kesehatan,” ujarnya sambil tersenyum.

Suasana lapangan indoor Madtsansa semakin meriah saat setiap kelas menyelesaikan penampilannya dengan yel penutup dan tepuk tangan dari teman-teman yang menonton. Panitia pun memberikan apresiasi secara langsung kepada kelas-kelas yang berhasil tampil dengan penuh kreativitas.

Dengan selesainya penilaian alur Aktivitas 1 ini, P5RA Madtsansa akan melanjutkan ke aktivitas berikutnya yang lebih menantang.

“Kita akan masuk ke tahap berikutnya yaitu praktik membuat produk berbahan herbal. Harapan kami, siswa tidak hanya bisa menyampaikan pesan tetapi juga mempraktikkan hidup sehat secara nyata,” tutur Asih Wijayanti.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen MTs Negeri 1 Banjarnegara dalam mengimplementasikan P5RA secara menyenangkan dan bermakna. Melalui kegiatan kreatif seperti yel-yel, pesan tentang pentingnya hidup sehat dapat disampaikan dengan cara yang mudah diterima oleh remaja. (Lin/La)

Skip to content