Banjarnegara (Humas) – Komitmen dalam pelayanan keagamaan dan semangat dalam publikasi informasi kegiatan keagamaan membawa KUA Pandanarum menorehkan prestasi membanggakan. Dalam apel pagi yang digelar oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, Senin (13/10). KUA Pandanarum meraih penghargaan sebagai KUA Teraktif Kedua, sementara salah satu penyuluhnya yaitu Efatun Vaizah, berhasil menjadi Kontributor Berita Terbanyak di lingkungan Seksi Bimas Islam.
Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Plt. Kepala Kankemenag Banjarnegara, di halaman kantor, yang dihadiri seluruh jajaran ASN dan pegawai dari berbagai unit kerja di bawah Kemenag Banjarnegara.
KUA Pandanarum dinilai aktif dalam melaksanakan program-program pelayanan keagamaan di masyarakat, seperti bimbingan perkawinan, pelayanan nikah, penyuluhan keluarga sakinah, hingga keterlibatan dalam kegiatan lintas sektor. Tak hanya aktif secara fisik, KUA ini juga konsisten dalam melakukan pelaporan dan dokumentasi kegiatan melalui berbagai kanal resmi, termasuk kontributor berita yang rutin mengirimkan liputan kegiatan ke Seksi Bimas Islam.

Mohammad Dzulfikar, Kepala KUA Pandanarum, menyambut baik penghargaan ini. Ia mengaku bangga atas kerja keras tim yang selama ini telah berdedikasi dalam menjalankan tugas dengan sepenuh hati.
“Ini bukan hasil kerja saya pribadi, tapi kerja tim yang saling mendukung. Kami berupaya menjaga ritme pelayanan sekaligus meningkatkan dokumentasi kegiatan, karena kami sadar pentingnya menyampaikan informasi positif kepada publik,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Efatun Vaizah, Penyuluh Agama Islam KUA Pandanarum, menerima penghargaan sebagai “Kontributor Berita Terbanyak” dari Seksi Bimas Islam. Penghargaan ini diberikan atas konsistensinya dalam menulis dan mengirimkan berita-berita kegiatan keagamaan, penyuluhan, serta program sosial kemasyarakatan yang dijalankan di wilayah tugasnya.
“Saya menulis bukan untuk sekadar memenuhi kewajiban, tapi sebagai bentuk cinta terhadap dunia dakwah. Menulis berita adalah cara lain untuk berdakwah dan menyampaikan pesan-pesan Islam secara positif dan inspiratif,” tutur Efatun.
Ia juga mengungkapkan bahwa proses menulis berita adalah bagian dari pengembangan diri dan pengabdian. “Menulis membuat kita lebih peka, lebih memahami kegiatan yang kita lakukan, dan membantu publik untuk mengetahui bahwa banyak kebaikan yang sedang berjalan di tengah masyarakat,” tambahnya.
Penghargaan ini menjadi motivasi tersendiri bagi KUA Pandanarum untuk terus meningkatkan kinerja pelayanan, sinergi dengan stakeholder, serta memperkuat literasi dakwah melalui media. Bagi Efatun Vaizah, ini adalah panggilan untuk terus menulis dan menyuarakan kebaikan.
“Semoga ke depan semakin banyak penyuluh dan pegawai KUA yang aktif menulis dan mendokumentasikan kegiatan. Kebaikan harus disuarakan, agar menjadi inspirasi bagi sesama,” pungkas Efatun.
(ev/ azd)







