Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan, M. Syaiful Abidin, menggelar kegiatan bimbingan penyuluhan bagi para orang tua siswa di Majelis Taklim (MT) Nurul Hidayah Gumingsir, Selasa (6/10/2026). Sebanyak 24 orang jemaah yang merupakan wali siswa Darul Athfal (DA) Cokroaminoto Gumingsir antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung di salah satu ruang kelas DA Cokroaminoto Gumingsir tersebut.
Mengusung tema “Parenting Qur’ani: Mendidik Anak Agar Tak Jadi Musuh di Akhirat”, bimbingan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada para orang tua mengenai pentingnya pengasuhan anak yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an dan sunnah. Dalam pemaparannya, Syaiful menekankan bahwa anak merupakan amanah sekaligus ujian bagi setiap orang tua yang kelak akan dimintai pertanggungjawabannya di hadapan Allah SWT.
“Anak bisa menjadi penyejuk hati dan penolong di akhirat, tetapi juga bisa berbalik menjadi musuh jika kita lalai dalam menanamkan nilai-nilai keimanan sejak dini. Parenting Qur’ani bukan sekadar mendidik anak agar pintar secara akademis, melainkan membimbing mereka agar memiliki karakter Islami dan ketakwaan yang kokoh,” ujar Syaiful dalam petikan materinya.
Suasana bimbingan berlangsung interaktif, di mana para peserta diajak berdiskusi mengenai tantangan pengasuhan anak di era modern. M. Syaiful Abidin juga memberikan panduan praktis, seperti pentingnya memberikan teladan yang baik, mendoakan anak secara konsisten, serta menyaring pengaruh negatif dari lingkungan luar.
Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari pihak penyelenggara dan pengelola lembaga pendidikan setempat. Ketua MT Nurul Hidayah yang sekaligus menjabat sebagai Kepala DA Cokroaminoto Gumingsir, Aji Nurwibowo, menyampaikan rasa terima kasih atas sinergi yang terjalin dengan KUA Pagentan.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran Penyuluh Agama Islam dari KUA Pagentan. Materi parenting Qur’ani ini sangat relevan dan dibutuhkan oleh para wali siswa kami agar ada keselarasan antara pendidikan yang diajarkan di sekolah dengan pola pengasuhan di rumah,” ungkap Aji Nurwibowo.
Melalui bimbingan penyuluhan ini, diharapkan para wali siswa DA Cokroaminoto Gumingsir semakin berkomitmen menerapkan pola mendidik yang Islami demi melahirkan generasi yang saleh dan berakhlaqul karimah.
(msa/azd)
