Dorong Kemandirian Ekonomi Umat, LAZMKU dan KUA Banjarnegara Gelar Pelatihan Business Plan

Banjarnegara (Humas) — Langkah nyata dalam memperkuat perekonomian masyarakat terus digalakkan. Lembaga Amil Zakat Mitra Kesejahteraan Umat (LAZMKU) bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banjarnegara menggelar pelatihan penyusunan rencana bisnis (business plan) bagi para pelaku usaha mikro dan penerima manfaat program pemberdayaan ekonomi umat pada hari Selasa (6/10).

Kegiatan yang berlangsung di aula KUA Banjarnegara ini bertujuan untuk memberikan pembekalan praktis bagi masyarakat agar mampu merancang, mengelola, dan mengembangkan usaha secara terstruktur. Melalui pelatihan ini, para peserta diajak memahami aspek-aspek krusial dalam dunia usaha, mulai dari pemetaan potensi pasar, strategi pemasaran digital, hingga pengelolaan keuangan usaha yang tertib.

“Peran KUA saat ini tidak hanya terbatas pada pelayanan keagamaan dan pencatatan pernikahan, tetapi juga meluas pada upaya peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat. Sinergi bersama LAZMKU ini menjadi sarana strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal,” ujar Kepala KUA Banjarnegara.

“Pelatihan business plan ini adalah fondasi utama agar bantuan modal usaha yang disalurkan memberikan dampak jangka panjang, bukan sekadar pemenuhan kebutuhan sesaat. Melalui penyusunan rencana bisnis yang matang, kami berharap para peserta dapat meminimalkan risiko kegagalan usaha dan meningkatkan daya saing produk di pasaran. Kami berkomitmen untuk terus mengawal keberlanjutan program ini,” tegas Suntoro, Penyuluh Agama Islam KUA Banjarnegara sekaligus pendamping pelatihan.

Para peserta menyambut antusias jalannya kegiatan. Selain mendapatkan materi teori, mereka juga dipandu secara langsung untuk mempraktikkan pembuatan dokumen business plan sederhana yang siap diterapkan pada bidang usaha masing-masing.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, kolaborasi antara LAZMKU dan KUA Banjarnegara diharapkan menjadi pemantik lahirnya wirausahawan baru yang mandiri, tangguh, dan mampu menggerakkan roda perekonomian umat secara berkelanjutan.