Banjarnegara (Humas) – Buka bersama atau kata lain yang sering digunakan oleh seluruh kalangan baik anak-anak maupun dewasa dengan singkatan bukber ini tidak asing lagi terdengar ditelinga. Pasalnya hampir seluruh komunitas atau grup dari berbagai usiapun sudah menjadi sebuah trend setiap bulan Ramadhan tiba melaksanakan kegiatan ini. Bahkan jauh-jauh hari sebelum masuk bulan Ramadhan jadwal bukber kerap sekali direncanakan dan bahkan kadang tidak cukup sekali dengan berbagai kelompok. Begitu pula MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo atau yang biasa dikenal dengan MIMAU inipun mengadakan bukber ditiap tahunnya. Hanya saja pada tahun ini konsep acaranya berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. (24/3)
Berdasarkan evaluasi dari tahun lalu dengan mepetnya waktu pelaksanaan bukber dan jeda dari bukber lanjut sholat maghrib menuju ke waktu sholat Isya, maka untuk tahun ini diputuskan bukan hanya bukbernya saja yang dilaksanakan, akan tetapi dilanjut tarawih bersama dengan sebelum mulainya acara tersebut diadakanlah terlebih dahulu khotmil Qur’an bersama 2 kali khatam. Harapannya momen ini menjadi sarana bagi seluruh siswa untuk selalu merutinkan tadarus Al Qur’an terlebih di bulan Ramadhan yang pahalanya dilipat gandakan. Suasana haru dan penuh kekhusyukan terasa saat doa-doa khotmil dilantunkan dengan khidmat, mengajarkan kepada siswa pentingnya membaca Al Qur’an secara rutin.
Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa disaat acara buka bersama dimulai. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi momen untuk berbuka puasa bersama, tetapi juga sebagai ajang mempererat silaturahmi serta meningkatkan nilai spiritual selama bulan suci Ramadan. Dengan rangkaian acara dimulai dengan pembagian takjil yang dilakukan secara tertib dan penuh antusias. Para siswa tampak ceria saat menerima takjil beserta ricebowl yang dibagikan oleh guru yang disini sebagai panitia penyelenggara. Tak hanya sekadar berbagi makanan, kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian dan rasa syukur atas datangnya bulan penuh berkah.
Sebelum waktu berbuka tiba, acara dilanjutkan dengan kultum atau penyampaian ma’uizhoh hasanah yang disampaikan oleh Arutala Dzikri Harmoni yang merupakan siswa kelas 6 MIMAU.
Kegiatan semakin bermakna dengan adanya kultum Ramadan yang disampaikan oleh Aru panggilan akrabnya. Dalam ceramah singkatnya, Aru menekankan pentingnya menjaga semangat ibadah selama Ramadan serta menanamkan nilai-nilai keikhlasan dan kebersamaan dalam setiap aktivitas. “Ramadan adalah waktu yang tepat untuk melatih diri agar lebih sabar, peduli, dan semakin dekat dengan Allah SWT,” jelas Aru dalam ceramahnya.
Puncak acara yang paling dinantikan pun tiba, yakni buka bersama. Dengan penuh kebersamaan, siswa-siswi dan guru menikmati hidangan yang telah disiapkan. Gelak tawa dan obrolan santai menghangatkan suasana, mencerminkan hubungan erat antara seluruh warga sekolah. Kegiatan ini disukseskan berkat kerjasama kepala madrasah, seluruh guru dan juga siswa serta wali murid MIMAU sehingga seluruh rangkaian acara berjalan lancar.
“kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di kalangan siswa-siswi dan kita semuanya. Dan semoga Ramadhan kali ini membawa banyak manfaat, keberkahan bagi kita semua dan menjadikan kita pribadi yang lebih baik serta meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT,” ungkap Wahyul Khomisah selaku kepala madrasah.
Setelah selesai makan, berdoa anak – anak berlanjut menuju ke gedung baru MIMAU khususnya kelas 1 hingga kelas 3 yang akan melaksanakan sholat Maghrib, sholat Isya dilanjutkan sholat Tarawih. Sebelum berangkat ananda baris rapi sesuai perintah gurunya.
Acara demi acara usai dan berjalan dengan lancar serta tertib. Dan dengan suksesnya acara ini, MIMAU semakin membuktikan komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai spiritual dan sosial di lingkungan madrasah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi kebahagiaan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur yang akan terus membekas dalam hati setiap siswa. (NF)







