Penyuluh Agama Islam KUA Mandiraja Dokumentasikan Profil Mustahik Penerima Zakat Produktif Baznas Jateng

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kecamatan Mandiraja terus berperan aktif dalam program pemberdayaan ekonomi umat. Kali ini, para penyuluh melakukan kegiatan pembuatan konten profil lima mustahik penerima bantuan zakat produktif dari Baznas Provinsi Jawa Tengah. (27/10)

Kegiatan ini dilaksanakan di tiga desa, yakni Desa Somawangi, Desa Blimbing, dan Desa Banjengan. Para mustahik yang diambil profilnya merupakan pelaku usaha kecil seperti warung sembako, peternak kambing, usaha jajanan rumahan, dan pengrajin lokal yang selama ini berjuang meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui usaha mandiri.

Pembuatan konten profil ini bertujuan untuk menampilkan gambaran nyata kondisi mustahik, potensi usaha mereka, serta bentuk pendampingan yang dilakukan penyuluh agar bantuan zakat produktif benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat berkelanjutan.

Proses pengambilan gambar dan wawancara dilakukan secara langsung di rumah masing-masing mustahik oleh tim kecil dari Penyuluh Agama Islam KUA Mandiraja, didampingi oleh Dian Setiadi selaku penyuluh pendamping lapangan, dan Hendriyanto yang bertugas sebagai cameramen dan editor dokumentasi.

Irfan Sulastono – Kepala KUA Mandiraja

“Kami di KUA Mandiraja sangat mengapresiasi kegiatan ini. Profil mustahik bukan sekadar dokumentasi, tetapi menjadi bukti nyata sinergi antara Baznas, Kemenag, dan masyarakat. Dengan adanya bantuan zakat produktif, kita berharap para penerima dapat naik kelas dari penerima zakat menjadi muzakki di masa depan.”

Dian Setiadi – Penyuluh Agama Islam Pendamping Lapangan

“Kami turun langsung ke lapangan untuk mengenal lebih dekat para mustahik, mendengar kisah perjuangan mereka, dan memastikan bantuan dari Baznas bisa mendorong usaha mereka berkembang. Profil yang kami buat bukan hanya laporan, tapi juga bentuk kepedulian dan dukungan moral agar mereka tetap semangat berusaha.”

Hendriyanto – Cameramen & Tim Dokumentasi

“Saya merasa terharu saat merekam kisah-kisah para mustahik. Dari balik kamera, terlihat jelas perjuangan dan harapan besar mereka untuk hidup lebih baik. Semoga hasil dokumentasi ini bisa menginspirasi banyak pihak untuk turut peduli terhadap pemberdayaan ekonomi umat

Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi antara Baznas Provinsi Jawa Tengah, Kemenag Kabupaten Banjarnegara, dan KUA Kecamatan Mandiraja dalam mendukung program zakat produktif yang berorientasi pada kemandirian dan keberlanjutan.

Dengan dokumentasi profil mustahik ini, diharapkan program zakat tidak berhenti pada penyaluran dana, tetapi terus dipantau, didampingi, dan dievaluasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Skip to content