Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Purworejo Klampok menggelar pembinaan keagamaan bagi jamaah Majelis Taklim Khoirun Nisa’, Dusun Pagak Lor, Desa Pagak. Kegiatan dengan tema “Mengambil Hikmah dari Musibah dan Ujian Hidup” tersebut mendapat sambutan antusias dari para jamaah. (24/11/2024)
Dalam penyampaiannya, Penyuluh Agama Islam Mukafiyah menegaskan bahwa setiap musibah merupakan ketetapan Allah yang mengandung hikmah. Ia menjelaskan bahwa cobaan hidup tidak selalu menjadi bentuk hukuman, tetapi menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas iman dan kedewasaan spiritual.
“Tidak ada musibah yang terjadi tanpa izin Allah. Ujian hadir agar kita menjadi lebih sabar, lebih kuat, dan lebih dekat dengan-Nya,” ujar Mukafiyah saat memberikan tausiyah.
Ia juga mengajak jamaah untuk bersikap sabar, berbaik sangka kepada Allah, dan mengambil pelajaran dari setiap kejadian yang dialami. Menurutnya, sikap tersebut dapat membantu seseorang menjadikan musibah sebagai jalan perubahan menuju kebaikan.
Ketua Majelis Taklim Khoirun Nisa’, Baro’ah, mengapresiasi pelaksanaan pembinaan ini. Ia menilai bahwa penguatan keagamaan sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya para ibu, agar tetap kuat menghadapi berbagai persoalan hidup.
“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat. Kami berharap pembinaan dapat terus berlanjut,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk memohon kekuatan, perlindungan, dan keberkahan bagi warga Dusun Pagak Lor. Pembinaan keagamaan ini juga diharapkan semakin mempererat sinergi antara Penyuluh Agama Islam KUA Purworejo Klampok dengan majelis taklim setempat dalam meningkatkan pemahaman agama dan ketahanan mental masyarakat.
(mkf/ azd)







