Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pandanarum yaitu Efatun Vaizah, kembali melaksanakan kegiatan penyuluhan keagamaan kepada masyarakat melalui pengajian rutin Majelis Taklim Nurul Hidayah Desa Beji. Kegiatan tersebut dilaksanakan di rumah salah satu jamaah dan dimulai pada pukul 15.30 WIB dengan dihadiri sebanyak 23 jamaah ibu-ibu majelis taklim. (20/5/2026)
Dalam kesempatan tersebut, Efatun menyampaikan materi tentang cara setan menggoda manusia dalam kehidupan sehari-hari. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana dan disertai contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan masyarakat sehingga mudah dipahami oleh para jamaah. Ia menjelaskan bahwa godaan setan tidak selalu dalam bentuk perbuatan besar, tetapi juga dapat muncul melalui kebiasaan kecil seperti menunda salat, mudah marah, bergosip, iri terhadap sesama, hingga malas menghadiri majelis ilmu.
Menurutnya, salah satu cara agar terhindar dari godaan tersebut adalah dengan memperkuat keimanan, menjaga lingkungan pergaulan, serta membiasakan diri melakukan amal kebaikan sekecil apa pun. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hati dan lisan agar kehidupan rumah tangga maupun hubungan sosial tetap harmonis.
“Setan tidak pernah berhenti menggoda manusia. Karena itu kita harus terus mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak ibadah, dzikir, membaca Al-Qur’an, dan menghadiri majelis ilmu seperti ini. Jangan sampai kita kalah semangat dengan godaan setan,” ujar Efatun di hadapan jamaah.
Tidak hanya menyampaikan materi, Efatun juga memberikan semangat kepada ibu-ibu jamaah agar terus berlomba-lomba dalam kebaikan dan aktif dalam kegiatan keagamaan di lingkungan masing-masing. Ia berharap para ibu dapat menjadi contoh yang baik bagi keluarga, terutama dalam mendidik anak-anak dengan nilai-nilai agama sejak dini.
Suasana pengajian berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Para jamaah tampak antusias mengikuti jalannya penyuluhan hingga selesai. Beberapa jamaah juga mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman mengenai tantangan menjaga istiqamah dalam beribadah di tengah kesibukan sehari-hari.
Lia selaku salah satu jamaah Majelis Taklim Nurul Hidayah, menyampaikan rasa senangnya dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari dan menjadi pengingat bagi para jamaah untuk terus memperbaiki diri.
“Materinya sangat bermanfaat dan mudah dipahami. Kami jadi lebih sadar bahwa godaan setan bisa datang dari hal-hal kecil yang sering tidak disadari. Semoga kegiatan seperti ini terus diadakan karena menambah ilmu dan semangat kami dalam beribadah,” ungkap Lia.
Melalui kegiatan penyuluhan tersebut diharapkan para jamaah semakin memahami pentingnya menjaga keimanan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah kehidupan masyarakat.
(ev/azd)







