Penyuluh KUA Rakit Dorong Keluarga PKH Kreatif Mendulang Rupiah Lewat “Kepulan Asap Dapur”

Banjarnegara (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Rakit, Fuad Latif, memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada anggota Kelompok PKH Paguhan 2 Desa Badamita pada Selasa (12/5/2026). Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh antusias tersebut mengangkat tema “Kiat Mendulang Rupiah Lewat Kepulan Asap Dapur”, sebuah ajakan untuk memanfaatkan potensi usaha rumahan berbasis dapur sebagai sumber penghasilan tambahan keluarga. 

Dalam penyampaiannya, Fuad Latif menegaskan bahwa dapur bukan hanya tempat memasak, tetapi juga dapat menjadi “ladang rezeki” apabila dikelola dengan kreatif dan sungguh-sungguh. Menurutnya, banyak peluang usaha kecil yang bisa dimulai dari rumah dengan modal terbatas, seperti usaha makanan ringan, katering sederhana, jajanan kekinian, hingga produk olahan rumahan yang saat ini sangat diminati pasar.

“Jangan meremehkan kepulan asap dapur. Dari sana bisa lahir usaha yang menopang ekonomi keluarga, asalkan ditekuni, menjaga kualitas, dan mampu membaca kebutuhan pasar kekinian,” ujar Fuad di hadapan peserta.

Ia juga mengajak para anggota PKH untuk membangun mental wirausaha yang tangguh, tidak mudah menyerah, serta berani memulai usaha dari hal kecil. Menurutnya, tantangan ekonomi saat ini menuntut setiap keluarga untuk lebih kreatif dalam mencari peluang pendapatan, tanpa meninggalkan peran utama dalam menjaga keharmonisan rumah tangga.

Pendamping Kelompok PKH Paguhan 2, Nurhasan, menyampaikan apresiasi atas materi yang diberikan. Ia menilai tema tersebut sangat relevan dengan kondisi para anggota PKH yang sebagian besar merupakan ibu rumah tangga dan memiliki potensi besar dalam pengembangan usaha rumahan.

“Materi ini sangat membangun semangat anggota. Harapannya para ibu semakin percaya diri untuk memulai usaha dari rumah sesuai kemampuan masing-masing,” ungkap Nurhasan.

Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya penyuluhan. Beberapa di antaranya aktif

berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait usaha kecil yang telah dijalankan. Kegiatan ini diharapkan menjadi motivasi nyata bagi anggota PKH untuk terus berdaya, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui usaha kreatif berbasis potensi rumah tangga.

Dengan adanya penyuluhan ini, KUA Rakit kembali menunjukkan perannya tidak hanya dalam pembinaan keagamaan, tetapi juga dalam pemberdayaan ekonomi umat menuju keluarga yang lebih mandiri dan sejahtera.

(FLF/azd)

Skip to content