PKK Desa Kaliwinasuh Edukasi 41 Siswa MI MIMUB tentang Pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun

BANJARNEGARA – Tim Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Kaliwinasuh memberikan sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun kepada siswa kelas III MI Miftahul Mubtadi’in (MI MIMUB), Kamis, 15 Oktober 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan MI MIMUB ini diikuti oleh 41 siswa dengan penuh antusias.

Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran kepada peserta didik tentang pentingnya menjaga kebersihan tangan sebagai salah satu upaya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sejak usia dini. Melalui sosialisasi ini, siswa tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai manfaat mencuci tangan, tetapi juga dilatih mempraktikkan langkah-langkah mencuci tangan yang benar menggunakan sabun dan air mengalir.

Dalam penyampaian materi, tim PKK Desa Kaliwinasuh yang digawangi oleh Ibu Suwini menjelaskan bahwa tangan merupakan salah satu bagian tubuh yang mudah menjadi tempat menempelnya kuman dan bakteri. Berbagai aktivitas sehari-hari, seperti bermain, belajar, menyentuh benda, dan menggunakan fasilitas umum, dapat menyebabkan tangan menjadi kotor tanpa disadari.

Oleh karena itu, mencuci tangan dengan sabun menjadi kebiasaan penting yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan tersebut dapat membantu mengurangi penyebaran kuman penyebab penyakit, terutama penyakit yang dapat menular melalui tangan yang terkontaminasi.

Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai waktu-waktu penting untuk mencuci tangan, antara lain sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah bermain, serta ketika tangan terlihat kotor. Dengan pemahaman tersebut, diharapkan siswa mampu membiasakan diri menjaga kebersihan tangan, baik di sekolah maupun di rumah.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Sebanyak 41 siswa kelas III mengikuti penjelasan dengan penuh perhatian. Mereka tampak antusias ketika tim PKK memperagakan tahapan mencuci tangan yang benar. Setelah mendapatkan penjelasan, para siswa kemudian mempraktikkan secara langsung setiap langkah mencuci tangan secara lengkap, mulai dari membasahi tangan, menggunakan sabun, menggosok telapak dan punggung tangan, membersihkan sela-sela jari serta kuku, hingga membilas dan mengeringkan tangan.

Praktik langsung ini menjadi bagian penting dari kegiatan karena membantu siswa memahami bahwa mencuci tangan tidak cukup dilakukan sekadarnya. Setiap bagian tangan perlu dibersihkan dengan benar agar kebersihan tangan lebih terjaga.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, MI MIMUB berharap para siswa semakin memahami pentingnya kebersihan diri dan mampu menerapkan kebiasaan mencuci tangan pakai sabun secara konsisten. Edukasi kesehatan sejak dini diharapkan dapat membentuk karakter peserta didik yang mandiri, disiplin, dan peduli terhadap kesehatan diri serta lingkungan.

Sinergi antara PKK Desa Kaliwinasuh dan MI MIMUB ini menjadi salah satu bentuk dukungan bersama dalam membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat di kalangan anak-anak. Dengan kebiasaan sederhana yang dilakukan secara rutin, siswa diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, aktif, dan siap mengikuti kegiatan pembelajaran dengan lebih nyaman. Rs