Banjarnegara (Humas) – Kepala KUA Pejawaran, H. Wahid Saifudin beserta Penyuluh Agama Islam Fungsional, Agus Salam, Al Hidayat, Eko Komarudin dan Khatno melakukan kunjungan ke Puskesmas Pejawaran, Selasa, (9/12/2025). Diterima oleh Kepala Puskesmas Pejawaran, Kukuh Setiadi dan Pengelola Promkes, Devi Nur Indah Puspitaningrum. Wahid menyampaikan kunjungan ini merupakan upaya sinergitas KUA dan Puskesmas yang di latarbelakangi keprihatinan akan tingginya angka pernikahan anak dan kasus kenakalan remaja di wilayah Kecamatan Pejawaran.
“Kami sangat prihatin terkait tingginya angka nikah anak dan persoalan-persoalan kenakalan remaja di wilayah Kecamatan Pejawaran ini. Beberapa kasus juga terjadi kehamilan di luar nikah pada anak di bawah umur. Oleh karenanya maksud kunjungan kami adalah untuk meningkatkan sinergitas dengan Puskesmas Pejawaran dalam upaya memberikan edukasi kepada anak usia remaja melalui program-program Puskesmas yang selama ini sudah berjalan”, jelasmya.
Wahid juga menambahkan bahwa melalui kekegiatan POSYANDU dan kelas Ibu, sasaran bisa lebih luas lagi, tidak hanya terbatas pada usia remaja.
“Kami punya 4 orang penyuluh yang siap bekerja sama dengan tenaga kesehatan terutama para bidan desa dalam kegiatannnya. Dan untuk memperkuat sinergi, kami sudah merancang draft MoU yang nanti awal tahun kita eksekusi kalau memang disetujui”, lanjutnya.
Adapun maksud dan tujuan pada butir draft MoU adalah penyuluh agama memberikan pelayanan Bimbingan Rokhani Islam (Bimrohis), pencegahan stunting dan materi ke-Islaman lainnya pada kegiatan Posyandu, Kelas Ibu Hamil, PROLANIS (Program Pengelolaan Penyakit Kronis), Bimbingan Calon Pengantin di masyarakat wilayah kerja UPTD Puskesmas Pejawaran.
Kepala Puskesmas, Kukuh Setiadi menyambut baik dan mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh KUA. Ia menyatakan siap berkolaborasi dengan KUA dengan para penyuluhnya.
“Kami menyambut baik atas inisiatif KUA Pejawaran untuk berkolaborasi dengan kegiatan kami. Sebenarnya antara Puskesmas dan KUA sudah sering berkolaborasi, dengan adanya MoU ini nantinya diharapkan sinergitas ini akan semakin solid. Jika KUA mempunyai pasukan Penyuluh Agama maka kami mempunyai pasukan Bidan Desa yang hampir di setiap desa di wilayah Kecamatan Pejawaran ini ada. Penyuluh Agama dan Bidan Desa adalah sebuah kolaborasi yang sangat setrategis yang langsung bersentuhan dengan masyarakat di semua tingkatan usia.” Tuturnya.
(az/ azd)







