Raih Kemuliaan Malam Nisfu Sya’ban, Penyuluh Agama Islam KUA Rakit Beri Pencerahan di Majlis Taklim Al Hikmah

Banjarnegara (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kecamatan Rakit, Endah Widyawati, memberikan penyuluhan keagamaan kepada Majlis Taklim Al Hikmah Desa Gelang, Kecamatan Rakit, pada Senin (2/2/2026). Kegiatan  yang diikuti oleh 35 orang anggota majlis taklim tersebut bertempat di rumah Siti Kholisoh  dengan mengangkat tema “Raih Kemuliaan dan Keutamaan pada Malam Nisfu Sya’ban”.

Dalam penyuluhannya, Endah Widyawati menekankan pentingnya mempersiapkan diri secara spiritual dalam menyambut malam Nisfu Sya’ban sebagai momentum introspeksi dan peningkatan kualitas iman. Ia mengajak jamaah untuk memperbanyak amal ibadah, memperbaiki hubungan dengan Allah SWT maupun sesama manusia.

“Malam Nisfu Sya’ban adalah waktu yang sangat mulia. Di malam ini, Allah membuka pintu ampunan seluas-luasnya. Maka sudah seharusnya kita mengisinya dengan taubat, doa, serta memperbanyak amal saleh sebagai bekal menuju Ramadhan,” tutur Endah Widyawati di hadapan jamaah.

Ketua Majlis Taklim Al Hikmah, Kosingah, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan materi yang disampaikan oleh penyuluh agama. Menurutnya, penyuluhan tersebut memberikan pemahaman yang menyejukkan sekaligus membangkitkan semangat jamaah dalam meningkatkan ibadah.

“Kami merasa sangat bersyukur dan terbantu dengan adanya penyuluhan ini. Materi yang disampaikan mudah dipahami dan sangat relevan untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menyambut malam Nisfu Sya’ban,” ungkap Kosingah.

Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Rakit, Tabah Agung Sokayani, menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan ini merupakan bagian dari komitmen KUA dalam memperkuat pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.

“Penyuluh agama memiliki peran strategis sebagai ujung tombak Kementerian Agama dalam memberikan pencerahan dan pendampingan umat. Melalui majlis taklim, nilai-nilai keislaman dapat ditanamkan secara berkelanjutan dan membumi,” jelasnya.

Ia berharap, kegiatan serupa terus dilaksanakan secara rutin agar masyarakat semakin memahami dan mengamalkan ajaran agama dengan penuh kesadaran, khususnya dalam menyambut momen-momen istimewa dalam kalender Islam.

Kegiatan penyuluhan berlangsung dengan khidmat dan interaktif, ditutup dengan doa bersama agar seluruh jamaah diberikan keberkahan, ampunan, serta kekuatan iman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

(ew/azd)