Banjarnegara (Humas) — Dalam upaya mewujudkan generasi muda yang sehat dan berdaya saing, Penyuluh Agama Islam KUA Banjarnegara, Sulistiyo, melaksanakan kegiatan penyuluhan kepada remaja di Desa Sokayasa, Kecamatan Banjarnegara, pada Rabu (22/10/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta remaja dengan suasana yang interaktif dan edukatif.
Fokus utama penyuluhan kali ini adalah Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) dan Pencegahan Pernikahan Dini. Sulistiyo menegaskan pentingnya memberikan pemahaman sejak dini kepada remaja agar siap secara fisik, mental, dan ekonomi sebelum memasuki jenjang pernikahan.
“Pencegahan pernikahan dini harus dilakukan bersama-sama. Remaja perlu memahami pentingnya pendewasaan usia perkawinan agar siap lahir batin dalam membangun keluarga yang sehat dan berdaya,” ujar Sulistiyo.
Dalam materinya, penyuluh juga menyampaikan konsep Triad KRR, yaitu pencegahan terhadap seksualitas pranikah, NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif), serta HIV/AIDS dan IMS (Infeksi Menular Seksual). Selain itu, remaja juga diberikan edukasi dasar KRR, meliputi pemahaman anatomi dan fisiologi tubuh, menjaga kebersihan organ reproduksi, serta pentingnya gizi seimbang.
Tak hanya soal reproduksi, kegiatan ini turut membahas isu kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba. Materi disampaikan dengan menekankan bahaya pergaulan bebas, tawuran, dan bullying, serta bagaimana cara menghindarinya dengan memperbanyak kegiatan positif.
“Remaja harus berani berkata tidak pada ajakan negatif, termasuk tawaran teman sebaya untuk mencoba narkoba. Sekali mencoba bisa menghancurkan masa depan,” tambahnya.
Dalam sesi terakhir, Sulistiyo juga menyinggung pentingnya kesehatan mental dan life skills bagi remaja di era modern. Peserta diajak memahami pentingnya komunikasi efektif, pengambilan keputusan yang bijak, manajemen stres, serta kesetaraan gender dalam kehidupan sehari-hari.Melalui kegiatan ini, diharapkan para remaja Desa Sokayasa mampu menjadi Generasi Berencana (GenRe) yang sehat, cerdas, tangguh, dan berakhlak mulia sejalan dengan semangat Kementerian Agama dalam membentuk Keluarga Maslahat untuk Indonesia Hebat.
(azd)







