Saat Sakit Menjadi Penghapus Dosa, Bimrohis KUA Karangkobar Teguhkan Iman Pasien

Banjarnegara (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Karangkobar kembali menghadirkan pelayanan keagamaan melalui kegiatan Bimbingan Rohani Islam (Bimrohis) di Puskesmas Karangkobar pada Selasa (19/05/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian KUA dalam memberikan penguatan iman, ketenangan batin, dan pendampingan spiritual bagi pasien, keluarga pasien, serta tenaga kesehatan.

Kegiatan diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh Penyuluh Agama Islam, Ahmad Zuhri. Dalam doanya, ia memohon kepada Allah Swt. agar para pasien diberikan kesembuhan, kekuatan lahir dan batin, serta kesabaran dalam menghadapi ujian sakit. Doa juga dipanjatkan bagi tenaga kesehatan agar senantiasa diberikan kesehatan, keikhlasan, dan keberkahan dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

Dalam penyampaiannya, Ahmad Zuhri mengingatkan bahwa sakit bukan semata-mata musibah, tetapi juga dapat menjadi sarana penghapus dosa dan jalan mendekatkan diri kepada Allah Swt.

“Setiap rasa sakit yang dialami seorang mukmin, insya Allah menjadi penghapus dosa apabila dihadapi dengan sabar dan ikhlas,” ungkapnya.

Sementara itu, Adib dalam tausiyah singkatnya mengajak pasien untuk tetap menjaga ibadah, khususnya salat, meskipun dalam kondisi sakit.

“Islam adalah agama yang penuh kasih sayang. Orang sakit tetap memiliki kewajiban salat sesuai kemampuannya, bisa sambil duduk bahkan berbaring. Jangan sampai sakit membuat kita jauh dari Allah,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Duwi Rohmah, Penyuluh Agama Islam KUA Karangkobar, melakukan pendampingan khusus kepada pasien ibu hamil dan pra melahirkan. Ia mendoakan keselamatan ibu dan bayi, sekaligus memberikan bimbingan terkait tuntunan syariat pasca melahirkan, seperti mandi wiladah dan mandi nifas. Ia juga memotivasi para ibu agar semangat menyusui sebagai bentuk ibadah dan kasih sayang kepada anak.

“Menyusui bukan hanya memenuhi kebutuhan bayi, tetapi juga ibadah mulia yang bernilai pahala di sisi Allah,” jelasnya.

Melalui kegiatan Bimrohis ini, KUA Karangkobar menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pendampingan rohani, penguatan iman, dan ketenangan batin dalam setiap fase kehidupan, termasuk saat sakit, hamil, melahirkan, hingga pasca melahirkan.

(dr/azd)

Skip to content